SLEMAN - Dalam waktu enam jam, Gunung Merapi di Sleman erupsi sebanyak dua kali, memuntahkan Awan Panas Guguran (APG) sejauh 1.300 meter ke arah barat daya.
Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terhadap kondisi Gunung Merapi terkini.
Erupsi pertama terjadi pada Rabu (18 September 2024) pukul 09.05 WIB.
Wedhus Gembel tersebut beramplitudo maksimum 43 milimeter.
Dengan durasi 112 detik, jarak luncur 1.100 meter ke arah Barat Daya (Kali Bebeng).
Arah angin ke Barat. Visual Gunung Merapi tampak.
Sedangkan erupsi kedua terjadi pada pukul 14.52 WIB pada hari yang sama.
Amplitudo maksimum 43 milimeter, durasi 132 detik.
Jarak luncur 1.300 meter ke arah Barat Daya (Kali Bebeng).
Arah angin ke Barat.
Visual Gunung Merapi sebagian berkabut.
Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin