Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tingkat Pengangguran Masih Tinggi, Disnaker Sleman Buat Program Taksi Pekerja

Delima Purnamasari • Kamis, 12 September 2024 | 02:57 WIB

 

PROGRAM BARU: Pelaksanaan program Taksi Pekerja atau fasilitasi seleksi pekerja oleh Disnaker Sleman.
PROGRAM BARU: Pelaksanaan program Taksi Pekerja atau fasilitasi seleksi pekerja oleh Disnaker Sleman.

SLEMAN - Angka pengangguran di Kabupaten Sleman masih tinggi. Menghadapi kondisi tersebut, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) meluncurkan program Fasilitasi Seleksi Pekerja (Taksi Pekerja). 

Berdasarkan data dari BPS, tingkat pengangguran terbuka di Sleman masih lebih tinggi dibanding rata-rata DIJ. Pada 2022 sebesar 4,78 persen dan 2023 sebesar 4,47 persen. Sementara di DIY, pada 2022 sebesar 4,06 persen dan 2023 sejumlah 3,69 persen. 

"Kami memfasilitasi penganggur untuk mendapatkan layanan rekruitmen perusahaan," ujar Kepala Disnaker Sleman Sutiasih. 

Dia menjelaskan, program ini akan dilaksanakan tiap Kamis Pon di Kantor Disnaker Sleman. Lokasinya juga bisa menyesuaikan dengan permohonan masyarakat. Seperti di lembaga atau perusahaan tertentu. 

Bagi yang ingin ikut serta, cukup mendaftarkan diri melalui tautan atau datang langsung ke Disnaker Sleman. Nantinya, pendaftar akan mendapatkan pesan WhatsApp terkait lowongan yang ditawarkan. Dia menargetkan, setiap warga yang sudah mendaftarkan diri bisa terfasilitasi dan tersalurkan.

"Kami berupaya agar tingkat pengangguran di Sleman turun. Semoga program ini bisa menempatkan banyak pekerja," tambah Sutiasih.  

Sutiasih turut menjelaskan, sebelum program ini, Disnaker Sleman juga sudah membuat beragam program lain. Di antaranya, pelatihan, pemagangan, padat karya, hingga transmigrasi. Meski begitu, dia berharap masyarakat juga bisa aktif mencari dan membuka peluang. "Daya saing dan daya juang harus ditingkatkan. Jangan hanya menunggu saja," pesannya.

Sementara itu, warga Sleman Maria Dewi Sekaringtyas menjelaskan, kendala pencarian kerja justru tidak pada informasi. Dia menilai berbagai platform bisa sudah menyediakan, seperti Instagram hingga LinkedIn. "Masalahnya itu ada di pengalaman. Enggak semua orang punya pengalaman yang mumpuni buat bisa daftar kerja," tuturnya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#bps #disnaker sleman #Fasilitasi Seleksi Pekerja #Taksi Pekerja