Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lahan Parkir Masih dalam Masa Pembangunan, Pedagang Belum Bisa Menempati Pasar Godean

Elang Kharisma Dewangga • Selasa, 10 September 2024 | 03:15 WIB

 

BANGUNAN BARU: Pengendara sepeda motor saat melintasi Pasar Godean dengan tampilan gedung baru Senin (9/9/2024).
BANGUNAN BARU: Pengendara sepeda motor saat melintasi Pasar Godean dengan tampilan gedung baru Senin (9/9/2024).
 

SLEMAN - Pasar Godean yang diresmikan oleh Joko Widodo pada Rabu (28/8/2024) lalu, belum bisa digunakan oleh pedagang hingga kini. Hal ini lantaran belum adanya lahan parkir.

Ketua Tim Kerja Penataan Perdagangan Tradisional Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Friza Ahmad Zafrullah Nur Hakim menjelaskan, awalnya Pasar Godean ditargetkan efektif pada Agustus 2025. "Tapi setelah diresmikan, belum pasti. Bisa jadi tahun ini bisa tahun depan," ujarnya.

Menurut Friza, belum adanya lahan parkir jadi kendala utama pemindahan pedagang ke Pasar Godean baru. Sebab luasan parkir setidaknya 25 persen dari luas keseluruhan pasar. "Parkir ini untuk setor barang pedagang. Jumlah mereka 1.800, pengunjung bisa 2.000. Jadi krusial sekali," ucapnya.

Sementara lahan parkir dibangun, para pedagang masih harus berdagang di tempat relokasi. Meski demikian, disperindag sudah mulai melakukan persiapan pemindahan pedagang, termasuk perencanaan tiap lapak. "Kami ploting zonasi tiap komoditas. Terbagi jadi basah dan kering," ujarnya.

Penempatan pedagang ini akan dilakukan dengan cara pengundian sesuai dengan lapak yang ditetapkan. Menurut Friza, semestinya ada satu komoditas dalam satu lantai. Namun, karena pedagang kelontong jumlahnya lebih dari 380 maka akan dibagi dalam tiga lantai. "Untuk komoditas warung makan dan minuman, juga dibagi tiga lantai," tambahnya.

Menurut Friza, jumlah pedagang yang banyak dan pasar yang luas jadi tantangan besar dalam penataan pedagang. Terlebih, satu pedagang bisa jadi memiliki dua lapak atau lebih.

Dia hanya berharap, di Pasar Godean yang baru pedagang bisa lebih nyaman. Selain itu, proses jual beli lancar sehingga bisa meningkatkan perekonomian. "Di lantai tiga juga kami rencanakan untuk food court. Akan ada WiFi gratis juga. Harapannya bisa menarik minat anak muda," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Godean Sri Kundari menjelaskan, pedagang ingin pindah ketika seluruh sarana sudah siap. "Belum ada informasi pasti kapan dipindah," tegasnya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pedagang pasar #Bangunan Baru #Disperindag Sleman #Pasar Godean Sleman