RADAR JOGJA - Usai melewati berbagai proses komunikasi yang panjang, tim komunikasi politik (TKP) Nahdlatul Ulama (NU) Sleman akhirnya menentukan sikap pada Pilkada Sleman 2024. Tim yang dibentuk oleh Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sleman ini akhirnya setuju untuk mendukung bakal pasangancalon Kustini Sri Purnomo dan Sukamto.
Kesepakatan ini pun tertuang dalam surat keputusan nomor 029/PC/AB/AB.05/TKP/IX/24. Langsung ditandatangani oleh Mohammad Alfuniam yang ditunjuk sebagai ketua TKP.
Dalam surat tersebut, disebutkan bahwa dukungan diberikan dengan mempertimbangkan kesamaan visi misi, tujuan, serta komitmen untuk NU dalam pembangunan Sleman. Khususnya di bidang dakwah, keagamaan, pendidikan pesantren, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan.
"Ibu Kustini dan Pak Sukamto juga punya komitmen khusus pada pemberdayaan pondok-pondok pesantren. Dan itu yang tidak kita temukan pada paslon (pasangan calon) lain," ungkap pria yang akrab disapa Gus Niam saat dikonfirmasi, Sabtu (7/9/2024).
Gus Niam mengungkapkan, melalui keputusan yang telah diambil ini, menjadi arahan bagi jemaah Nahdliyin ke depan untuk solid mendukung pasangan Kustini dan Sukamto. Dia menyebut, keputusan tersebut juga telah disosialisasikan ke seluruh lembaga-lembaga NU yang ada di Bumi Sembada. "Menyerukan kepada segenap jamaah dan jamiyah NU tetap solid, satu barisan dan satu komando untuk patuh dan taat kepada keputusan organisasi," tutur Gus Niam.
Menurutnya, komitmen yang dibangun bersama Kustini dan Sukamto bukan sekadar pragmatis jangka pendek. "Subtansinya di MoU itu kita bersamai, mendampingi dan mengawal selama lima tahun ke depan. Tidak sekedar pelengkap," sambungnya.
Terpisah, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan kalangan NU pada Pilkada Sleman 2024. Dukungan tersebut tentunya akan membuat sejumlah relawan yang bergerak di koalisi rakyat sebagai pengusungnya bersama Sukamto semakin solid dan percaya diri. "Dukungan ini tentu saja besar maknanya bagi kami. Terima kasih atas kepercayaan dan mari berjuang bersama ke depan," ajak Kustini.
Editor : Sevtia Eka Novarita