Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PKB Sleman Nilai Pencalonannya Dampingi Kustini sebagai Personal, Sukamto: Kami yang Dianggap Setengah Teraniaya Justru Banyak Pendukungnya

Delima Purnamasari • Jumat, 30 Agustus 2024 | 04:55 WIB
Ketua DPC PKB Sleman Agus Kholiq.Delima Purnamasari/Radar Jogja 
Ketua DPC PKB Sleman Agus Kholiq.Delima Purnamasari/Radar Jogja 

RADAR JOGJA - Sukamto maju menjadi calon wakil bupati mendampingi Kustini Sri Purnomo. Padahal, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan dukungan terhadap pasangan calon lawan, yakni Harda Kiswaya dan Danang Maharsa.


"Secara kepartaian dari PKB mengusung Harda-Danang. Pak Kamto itu berangkat secara personal," terang Ketua DPC PKB Sleman Agus Kholiq Kamis (29/8).


Sebelumnya, DPP PKB sendiri sempat memberikan surat tugas kepada Sukamto untuk mendampingi Kustini. Melalui surat yang ditandatangani pada Senin (22/7) itu, Sukamto diberikan tugas dan tanggung jawab untuk melakukan sosialisasi serta komunikasi di internal maupun eksternal PKB. "Surat tugas itu dari DPP. Ternyata dengan sekarang lain," tambahnya.


Dukungan PKB sendiri berubah setelah keluarganya Surat Keputusan Nomor: 35045/DPP/01/VIII/2024 pada Jumat (16/8). Surat ini diteken oleh Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal PKB M. Hasanuddin Wahid.


Sebelumnya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sleman juga mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: 020/PC/AB.05/TKP/VIII/24. Surat itu turut mengusulkan Muhammad Nur Wachid untuk untuk mendapatkan rekomendasi DPP PKB sebagai bakal calon wakil bupati Sleman.


Menanggapi hal ini, Agus mengaku akan melakukan koordinasi kembali dengan PCNU terkait hasil keputusan dukungan ini. "Komunikasi kami dengan PCNU baik dan masih berjalan terus," ucapnya.


Agus menambahkan, keputusan PKB pada akhirnya mendukung Harda-Danang lantaran kedua orang itu dianggap mampu membawa perubahan bagi Kabupaten Sleman. "Kami memandang Harda dan Danang akan bisa memimpin Sleman dengan lebih baik," tandas Agus.


Sementara itu, Sukamto menerangkan surat rekomendasi adalah urusan pimpinan partai. Dia sendiri optimistis simpatisan PKB dan warga NU akan mendukungnya.


"Soal PKB tidak perlu dikhawatirkan. Kami yang dianggap setengah teraniaya, justru banyak pendukungnya. Berani nyalon harus menang. Titik," tegasnya. (cr1/laz)

Editor : Satria Pradika
#pilkada 2024 #Danang Maharsa #PKB Sleman #sukamto #Kustini #Harda Kiswaya