SLEMAN - Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang Gunungkidul-DIY.
Kejadian pada Senin (26/8/2024) pukul 19.57 WIB ini menyebabkan atap bangunan Pasar Prambanan rusak.
Kerusakan utama di bagian atap lantai empat, genting berjatuhan dan pecah berceceran ke lantai satu.
Selain itu, beberapa atap di lantai tiga juga ikut jatuh. Tidak ada kerusakan lain. Beruntung kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.
"Sudah dikondisikan. Pagi ini ada kerja bakti untuk pembersihan," tutur anggota UPTD Pasar Prambanan Ardibent.
Di sekitar jatuhnya genting, sudah dipasang tali rafia sebagai tanda pengamanan.
Pedagang yang berada di sekitar lokasi juga diminta sedikit bergeser agar tidak tertimpa apabila ada runtuhan lanjutan.
"Perbaikan akan langsung dilakukan hari ini. Rencananya bisa langsung selesai," tambah Ardibent.
Dia menuturkan, untuk jalur evakuasi beserta petunjuknya juga sudah ada. "Prambanan ini menuju pasar standar nasional Indonesia," terangnya.
Sementara itu, pedagang Pasar Prambanan Amin mengaku memutuskan tetap berjualan demi bisa memenuhi kebutuhan.
"Kalau khawatir tentu khawatir. Takutnya nanti ada gempa susulan," terang pedagang sayuran ini.
Dia hanya berharap kerusakan di Pasar Prambanan segera diperbaiki sehingga pengunjung dan pegadang bisa kembali nyaman.
Informasi dari Badan Penagggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, perbaikan segera dilakukan dipastikan tidak mengubah struktur atap.
"Dipastikan tidak ada perubahan struktur (atap, red) kontruksinya pakai baja ringan," beber Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan.
Menurutnya gempa yang terjadi di selatan DIY Senin malam tidak menyebabkan kerusakan signifikan.
Sejauh ini, terang Makwan, hanya Pasar Prambanan yang mengalami kerusakan ringan di kabupaten berjuluk Bumi Sembada. "Laporan lainnya nihil," lanjutnya. (cr1)
Editor : Meitika Candra Lantiva