JOGJA - Perjalanan spiritual bisa merubah pola pikir seseorang.
Kehidupan Sri Wahyuni awalnya berorientasi pada bisnis, namun sekarang bergeser sampai 100 derajat.
Perubahan cara pandang dunia, bagi Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogja itu berawal sejak 2016.
"Ketika bergelar doktor," kata Dr Sri Wahyuni.
Waktu menjadi wakil dekan tiga, dirinya sering berinteraksi dengan mahasiswa penerima beasiswa program Bidikmisi.
Kalau sekarang pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Kartu Keterangan Tidak Mampu (KTM).
"Pola pikir berubah seiring dengan tuntutan peran."
"Dari awalnya dari otaknya bisnis menjadi sosial," ujarnya.
Jauh sebelum menjadi Lektor Kepala ketika hampir semua lini bisnis ditekuni.
Termasuk kala itu target pasar kos-kosan bagi mahasiswa.
"Bangun rumah dua lantai, bagian atas untuk kos-kosan," jelasnya.
Waktu terus bergulir, perjalanan spiritualnya semakin menemukan titik fokus.
Bersama dengan keluarga sepakat untuk menggunakan bangunan rumah lantai atas untuk menampung mahasiswa.
"Sampai sekarang, puluhan mahasiswa bahkan sampai lanjut S2 tinggal di lantai dua," terangnya.
Sri Wahyuni tidak berharap setiap kebaikan mendapat balasan.
Bagi mahasiswa yang tinggal di rumahnya, diminta fokus belajar dan cerdas menangkap peluang.
"Kebutuhan keluarga kami sudah cukuplah. Mudah-mudahan Allah SWT meluruskan niat kami," tegasnya. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin