Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bupati Sleman Mendorong Optimalisasi Gelar Budaya dan Produk UMKM sebagai Pendongkrak Potensi Wisata Lokal

Delima Purnamasari • Minggu, 25 Agustus 2024 | 21:22 WIB

 

UNGGULAN: Bupati Sleman Dra Hj. Kustini Sri Purnomo meninjau stan pameran produk UMKM di halaman kantor Kapanewon Kalasan pekan lalu.
UNGGULAN: Bupati Sleman Dra Hj. Kustini Sri Purnomo meninjau stan pameran produk UMKM di halaman kantor Kapanewon Kalasan pekan lalu.

RADAR JOGJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memiliki beragam program pendampingan dan pembinaan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Keberadaan sentra UMKM di beberapa wilayah Sleman diharapkan bisa menjadi sarana meningkatkan daya tarik destinasi wisata setempat.

Bahkan, lebih dari itu, sentra produk UMKM bisa sekaligus dikemas menjadi destinasi wisata unggulan. Misalnya Pasar Belut Godean; sentra lurik Gamplong, Moyudan; hingga produk hortikultura dan susu di kawasan lereng Merapi.

Bupati Sleman Dra Hj. Kustini Sri Purnomo mendukung penuh geliat ekonomi dari produk UMKM. Menurutnya, keberadaan sentra UMKM di Sleman telah menjadi magnet wisatawan. Hal itu otomatis akan menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat. Kustini optimistis, UMKM turut mendukung eksistensi destinasi wisata di sekitarnya. "Pemkab Sleman terus berupaya mempromosikan produk-produk UMKM dari berbagai kapanewon dan kalurahan. Misalnya lewat kegiatan pameran," ungkapnya belum lama ini.

Baca Juga: Angkat Eksistensi KWT, Kustini: Pemkab Sleman Siap Bantu Pasarkan Hasil Olahan Produk Pertanian

Sebagaimana diketahui, Pemkab Sleman kerap mengadakan pameran produk UMKM dan wisata. Baik skala lokal maupun nasional. Bahkan, pameran berkelas internasional. Produk unggulan selalu diikutsertakan dalam pameran.

Pameran paling sering digelar di tingkat kapanewon. Seperti pada acara gelar budaya dan pameran UMKM di halaman kantor Kapanewon Kalasan pekan lalu.

Bupati berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi ajang apresiasiseni dan budaya, sekaligus ajang promosi produk UMKM wilayah kapanewon. "Setiap kegiatan masyarakat, maka harus ada peningkatan perekonomian. Ini adalah upaya mengangkat potensi Kapanewon Kalasan," ucapnya.

Baca Juga: Dukung Korporasi Petani, Kustini: Gerakkan Roda Ekonomi demi Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional 

Lebih lanjut, Kustini mendorong masyarakat untuk terus melestarikan kesenian dan kebudayaan lokal. Khususnya yang ada di Kapanewon Kalasan. "Kabupaten Sleman merupakan bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki berbagai seni dan budaya adiluhung. Semua itu harus kita lestarikan bersama," tutur Kustini.

Sementara itu, Panewu Kalasan Joko Susilo mengungkapkan, acara tersebut diikuti 50 pelaku UMKM. "Dalam acara yang digelar sehari itu ditargetkan terjadi transaksi minimal Rp 4 juta," ujarnya.(cr1)

Editor : Satria Pradika
#Bupati Sleman #Kustini Sri Purnomo #Merapi #Pemkab Sleman #Kabupaten Sleman #UMKM #Daerah Istimewa Yogyakarta