RADAR JOGJA - Empat objek wisata alam di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) ditutup sementara kemarin dan hari ini (14-15/8). Ke-4 wisata itu adalah Kalikuning Park dan Plunyon di Kabupaten Sleman, Deles Indah di Kabupaten Klaten dan Jurang Jero di Kabupaten Magelang.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNGM Pairah menuturkan, penutupan sementara dilakukan untuk kegiatan penataan dan pemeliharaan sarana prasarana (sarpras). "Penataan ini utamanya dilakukan untuk Jurang Jero," jelasnya Rabu (14/8).
Menurutnya, Jurang Jero menjadi fokus utama lantaran ada renovasi bangunan pusat informasi. "Ada bersih-bersih dan menata taman serta jalur tempat kemah," tuturnya.
Pairah menjelaskan, penataan di Jurang Jero tidak hanya dilakukan oleh kelompok wisata setempat. Pengelola wisata dari Plunyon dan Kalikuning juga ikut serta.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan. "Jurang jero jumlah pengunjungnya belum seperti yang lain. Jadi kami coba kerja bakti di sana," tutur Pairah.
Dia menjelaskan, kondisi itu disebabkan karena akses yang belum baik. Jalan sempit dan lokasi yang jauh. Padahal, potensi Jurang Jero sebagai objek wisata sangat besar. "Bisa untuk kemah, jip, downhill, sampai tempat bermain anak-anak," tambahnya.
Ia berharap ketika objek wisata telah dilakukan penataan maka pengunjung bisa lebih nyaman. Selanjutnya, jumlah kunjungan diharapkan meningkat. "Kalau kunjungan meningkat, pendapatan negara juga bertambah," tuturnya.
Selain itu Pairah turut mengingatkan pentingnya menjaga alam sekitar sehingga objek wisata tidak rusak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan penjelasan pada pengunjung sekaligus memasang rambu-rambu di tempat wisata. "Tempat sampah di berbagai titik juga telah kami siapkan," tuturnya.
Sementara itu, Warga Cangkringan, Sleman, Peni Nur Febriyanti berharap, pengelolaan wisata bisa semakin baik. Termasuk dengan pengawasan sistem masuk agar tidak terjadi pengutan liar. "Sopir jip juga harus hati-hati. Jadi tidak seenaknya dalam berkendara," katanya. (cr1/laz)