RADAR JOGJA - Menyusul Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja atas capaian penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2024, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman juga menyandang predikat yang sama dengan capaian 98.18 persen kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala BPJS Cabang Sleman Irfan Qadarusman mengatakan, Kabupaten Sleman menjadi bagian dari 460 Kabupaten/kota se-nasional dengan capaian UHC lebih dari 95 persen.
Artinya Kabupaten Sleman bisa meraih penghargaan UHC kategori utama.
"Sleman capaiannya 98,18 persen peserta JKN atau sebanyak 281.603.800 jiwa penduduk Indonesia per-semester I (1 Agustus 2024)," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (9/8/2024).
Irfan menjelaskan capaian tersebut menjadi kontribusi Sleman dalam keterlibatannya turut menggerakkan program kesehatan masyarakat.
Menurutnya secara umum capaian UHC di Indonesia pada tahun ini menjadi sejarah baru.
"Pada tahun ke -10, Indonesia sudah unggul dari beberapa negara lain," ujarnya.
Dia menilai, untuk mempertahankan predikat tersebut bukan suatu hal yang mudah. Maka, perlu dilakukan sinergitas antara Pemkab Sleman dan pihak BPJS Kesehatan khususnya cabang Sleman.
"Jumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan kami sebanyak 182 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 36 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL)," jelasnya.
Dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, sebanyak 1.112.457 jiwa penduduk terdaftar dalam Program JKN-KIS.
“Kami memastikan akses layanan kesehatan di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Sleman sudah tersebar secara merata,” tambahnya. (oso)
Editor : Winda Atika Ira Puspita