Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seluruh Jemaah Haji asal Sleman Kembali Pulang, Kloter 100 Jadi Rombongan Terakhir

Delima Purnamasari • Selasa, 23 Juli 2024 | 04:35 WIB
TERAKHIR: Jemaah haji kloter 100 yang menjadi rombongan terakhir di Kabupaten Sleman yang tiba Senin (22/7).Delima Purnamasari/Radar Jogja
TERAKHIR: Jemaah haji kloter 100 yang menjadi rombongan terakhir di Kabupaten Sleman yang tiba Senin (22/7).Delima Purnamasari/Radar Jogja

 


RADAR JOGJA – Seluruh jemaah haji Sleman sudah sampai di tanah air. Pada Senin (22/7), kloter 100 yang berjumlah 35 orang menjadi rombongan terakhir yang sampai.


Sub-Koordinator Kelompok Substansi Bina Mental Spiritual Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekda Sleman Agaerul menjelaskan, dari enam kloter jemaah haji, terdapat sembilan kali penjemputan bagi jemaah tanazul. “Terakhir kami lakukan penjemputan itu malam Minggu kemarin,” tutur Agaerul.

 

Menurut Agaerul, jemaah terakhir tersebut satu-satunya yang belum sampai ke Kabupaten Sleman lantaran masih dirawat di RSUD Dr Moewardi, Surakarta. “Beliau sempat henti jantung dan mesti dipasang ring,” tambahnya.


Jemaah tanazul di Sleman yang jadwal kepulangannya lebih cepat atau lebih lambat dari jadwal yang ditetapkan ini berjumlah sebelas orang. Baik itu karena sakit ataupun mengisi slot kursi yang kosong. Untuk yang sakit sendiri jumlahnya sebanyak enam orang dan sempat di rawat di tanah suci.


“Jemaah tanazul dititipkan dengan kloter kepulangan jemaah haji dari daerah lain,” tutur Agaerul.


Agaerul menambahkan, keenam orang yang sakit tersebut umumnya karena penyakit jantung dan dehidrasi. Meski demikian, dia bersyukur karena tidak ada jemaah Sleman yang meninggal di tanah suci.


Sementara itu, Ketua Kloter 100 Sukarna menjelaskan, seluruh anggota rombongannya bisa ikut pulang. “Berangkat utuh, pulang utuh,” ujarnya Sukarna.


Sukarna mengaku rombongannya digabungkan bersama dengan 16 wilayah lain. Mulai dari Wates, Solo, hingga Semarang. “Kami kloter sapu jagat,” tuturnya.


Dengan selesainya ibadah haji ini, dia berharap dengan para jemaah bisa menunaikan kebiasaan ibadah seperti di tanah suci. “Jadi kemabruran bisa terjaga,” harapnya. (cr1/eno)

Editor : Satria Pradika
#rombongan #jemaah haji #Kabupaten Sleman #tanah suci