Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Bambang Yunianto yang Resmi Jabat Kajari Sleman, Janji Akan Buat Program Jabat Kampus

Delima Purnamasari • Rabu, 17 Juli 2024 | 17:10 WIB
Kegiatan Temu Kenal Kepala Kejaksaan Negeri Sleman di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman Selasa (16/7/2024).Delima Purnamasari/Radar Jogja
Kegiatan Temu Kenal Kepala Kejaksaan Negeri Sleman di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman Selasa (16/7/2024).Delima Purnamasari/Radar Jogja

 

RADAR JOGJA - Bambang Yunianto Eko Putro resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman yang baru. Dia pun berjanji, akan merealisasikan programnya dalam waktu dekat. Yakni Jaksa Sahabat Kampus (Jabat Kampus).


“Sleman ini banyak perguruan tinggi. Rencananya program ini akan kami rilis pada 22 Juli mendatang,” ujar Bambang kala ditemui dalam acara Temu Kenal Kepala Kejaksaan Negeri Sleman di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman Selasa (16/7/2024).


Bambang menuturkan, program ini bertujuan untuk memberi edukasi kepada mahasiswa mengenai hukum sebagai upaya pencegahan pelanggaran. “Nanti mereka bisa mensosialisasikan pada masyarakat yang lain,” tambahnya.


 Program ini juga menjadi sarana pendukung untuk memberantas pinjaman online dan judi online ilegal. “Jangan sampai jadi tren, harus diberantas,” tegasnya.
 
Menurutnya, Kajari Sleman juga akan mendorong penyelesaian tindak pidana umum dengan cara humanis apabila memungkinkan. Bambang menuturkan pada 2024 ini, Kajari Sleman telah menyelesaikan lima perkara melalui keadilan restoratif.
“Yang terakhir itu perkelahian antarpelajar. Bisa didamaikan dan disetujui oleh kejaksaan,” tambahnya.


Dia ingin, Kajari Sleman bisa menjadi lembaga yang bisa membantu persoalan masyarakat.


Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berharap, Kajari Sleman bisa membantu terciptanya kenyamanan dan ketertiban dalam bidang hukum. “Utamanya kejahatan siber yang mulai marak,” tuturnya. 


Kustini menambahkan, mobilitas Kabupaten Sleman begitu tinggi lantaran menjadi pusat pendidikan. Perbedaan budaya dari masing-masing individu tak jarang memunculkan gesekan. “Semoga bisa membantu mewujudkan penyelesaian konflik terbaik,” harapnya. (cr1/eno)

Editor : Satria Pradika
#Bupati Sleman #Kejaksaan Negeri Sleman #Kustini Sri Purnomo #Pemkab Sleman