RADAR JOGJA – Pada Minggu (30/6) pagi, Kominfo Sleman mendeteksi adanya penyusup dalam berbagai website dan aplikasi milik Pemkab Sleman. Diperkiraan nama pengguna dan kata sandi telah dicuri.
Oleh sebab itu, sementara Kominfo Sleman melakukan penutupan akses dari jaringan eksternal. Di antaranya untuk situs https://sikd.slemankab.go.id/, https://ekinerja.slemankab.go.id/, dan https://slemankab.go.id/.“Untuk yang menggunakan akses jaringan lokal, tetap bisa jalan sampai tingkat kecamatan,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Eka Suryo Prihantoro, Senin (1/7).
Eka menjelaskan penutupan ini dilakukan karena khawatir adanya pengubahan data. Dia juga belum bisa menjelasakan pihak yang melakukan penyerangan. Sampai saat ini juga belum terdeteksi.“Kalau sudah soal data itu repot,” katanya.
Untuk perbaikan dilakukan kominfo secara mandiri tanpa pihak ketiga bersama dengan OPD berkait. Misalnya, layanan dukcapil. Mereka melalakukan identifikasi perangkatnya. Mungkin diperbaiki atau sudah kedaluwarsa. Selain itu, semua sandi sudah diganti. "Tidak ada sistem yang aman 100 persen," tambahnya.
Dia menargetkan seluruh perbaikan ini dapat selesai pada Rabu (3/7). Salah satu yang sudah selesai dikerjakan adalah aplikasi presensi. Selanjutnya pihaknya akan melakukan upaya preventif dengan peningkatan kemampuan anggota.
Selain itu, melakukan pelatihan digital bagi seluruh instansi pemerintah."Kejadian ini jadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan dan me-review sistem keamanan," jelas Eka.(cr1/din)
Editor : Satria Pradika