RADAR JOGJA - Teramati 17 kali guguran lava ke arah Sungai Bebeng (barat daya) dengan jarak luncur maksimum 1.200 meter.
Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terhadap kondisi Gunung Merapi di Sleman.
Periode pengamatan Rabu 26 Juni 2024 pukul 00.00-24.00 WIB.
Gunung Merapi memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Baca Juga: Menjaga Konsistensi Foto Jurnalis, Gelar Pameran Konservasi Alam Bertajuk Hope
Terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah.
Cuaca di Gunung Merapi mendung, dan berawan.
Angin bertiup lemah, dan sedang ke arah barat, dan timur.
Suhu udara 16-26.6 °C, kelembaban udara 50-99 %, dan tekanan udara 768-918.5 mmHg.
Baca Juga: BPD DIY Syariah Dorong Digitalisasi Transaksi Pelajar
Asap kawah tidak teramati.
Terjadi kegempaan guguran, low frekuensi, hybrid/fase banyak, dan vulkanik dangkal.
Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (Siaga) Sejak 5 November 2020.
Rekomendasi dari BPPTKG sebagai berikut:
Baca Juga: RPH dan RPA Didorong Kantongi Sertifikasi Halal
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Baca Juga: Penambahan Masa Jabatan Lurah, Bupati Bantul Bantul Minta Fokus Tiga Permasalah Diselesaikan
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Baca Juga: Mengenal Sosok Raphaella Chayla, Mahasiswi UAJY yang Raih Gelar Putri Otonomi Indonesia 2024
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin