Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi di Sleman Mengeluarkan 11 Kali Guguran Lava Pijar ke Arah Barat Daya (Sungai Bebeng), Jarak Luncur Maksimum 2.000 Meter

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 25 Juni 2024 | 08:30 WIB
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul  00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul 00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)

SLEMAN - Teramati 11 kali guguran lava ke arah barat daya (Sungai Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter. 

Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terhadap kondisi Gunung Merapi di Sleman. 

Periode pengamatan Senin 24 Juni 2024 pukul 00.00-24.00 WIB. 

Gunung Merapi memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Baca Juga: Tambah 2 Tahun Masa Jabatan, Lurah se-Kulon Progo Diminta Tingkatkan Kinerja

Terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. 

Cuaca di Gunung Merapi cerah, berawan, dan mendung. 

Angin bertiup lemah, perlahan ke arah barat. 

Suhu udara 16.0-26.0 °C, kelembaban udara 55-99 %, dan tekanan udara 768.5-918.8 mmHg. 

Baca Juga: Polisi Sita Barang Bukti Parang dan Dapatkan Rekaman CCTV dalam Kasus Penganiayaan di Klinik Kecantikan di Jogja

Gunung Merapi tampak, kabut 0-I, hingga kabut 0-III. 

Asap kawah teramati putih tebal, tekanan lemah, tinggi 50 meter ke arah barat

Terjadi kegempaan guguran, hybrid/fase banyak, vulkanik dangkal, dan tektonik. 

Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (Siaga) sejak 5 November 2020. 

Baca Juga: Stok Darah AB di Kota Jogja Minim, Dinkes Gelar Donor Darah Sasar 200 Orang

Rekomendasi dari BPPTKG sebagai berikut:

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. 

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baca Juga: Timbunan Sampah di Kota Jogja Capai 5.000 Ton, Pemprov DIY Buka TPST Piyungan secara Darurat untuk Menampungnya

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 

3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.

4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#lava pijar gunung merapi #gunung merapi aktif #Kabupaten Sleman #awan panas guguran gunung merapi