Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Nahas, Lansia di Gamping Sleman Meninggal Tercebur Sumur, Begini Proses Evakuasinya!

Gregorius Bramantyo • Kamis, 13 Juni 2024 | 21:43 WIB
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad Mbah Temu, 79, yang tercebur di sumur rumahnya di Padukuhan Ponowaren, Kalurahan Nogotirto, Gamping, Sleman, Kamis (13/6/2024).
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad Mbah Temu, 79, yang tercebur di sumur rumahnya di Padukuhan Ponowaren, Kalurahan Nogotirto, Gamping, Sleman, Kamis (13/6/2024).

SLEMAN – Nahas, seorang lansia ditemukan meninggal dunia di dalam sumur dekat rumahnya.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (13/6/2024) di Padukuhan Ponowaren, Kalurahan Nogotirto, Gamping, Kabupaten Sleman,

Lansia Temu, 79, ditemukan meninggal dunia di dalam  Kamis (13/6/2024). Perempuan lansia itu meninggal setelah tercebur ke dalam sumur pada pagi hari sekitar pukul 05.45 WIB.

Kepala Kantor Basarnas DIY Kamal Riswandi menyampaikan, petugas siaga menerima laporan bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia satu orang yang terjebur sumur di Padukuhan Ponowaren.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan warga, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.45 WIB.

“Awalnya keluarga korban mencari korban di rumah, pada saat dipanggil tidak ada yang merespons dari dalam rumah,” ujarnya, Kamis (13/6/2024).

Kemudian keluarga korban mencari di area sekitar sumur.

Lalu menemukan korban sudah berada di dalam sumur.

Mendapat laporan tersebut, Kantor Basarnas Yogyakarta memberangkatkan satu Team Rescue yang dilengkapi dengan peralatan evakuasi di ruang terbatas atau Confine Space Rescue (CSR).

Kamal menjelaskan, proses mengevakuasi korban tidak mudah. Hal ini karena ruang gerak yang terbatas.

Alhasil perlu teknik khusus untuk mengeluarkan jenazah dari dalam sumur.

Evakuasi dilakukan menggunakan CSR.

Fungsinya untuk mengoptimalkan proses evakuasi dalam ruang terbatas.

Satu tim diterjunkan untuk melakukan evakuasi.

Proses evakuasi berlangsung kurang lebih 45 menit.

“Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dari dalam sumur kedalaman 10 meter," jelas Kamal.

Ia mengatakan, saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.Nafas dan detak jantung korban sudah berhenti.

Jasad korban kemudian disemayamkan oleh keluarganya.

“Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan," katanya. (tyo)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#lansia #Sleman #kronologi #sumur #Basarnas DIY #Gamping #tercebur #nahas #CSR #meninggal #proses evakuasi