RADAR JOGJA – Setelah masuk dalam 15 besar finalis Putri Otonomi Indonesia 2024, Anja Natalia Hariyanto yang mewakilii Kabupaten Sleman terpilih menjadi duta antinarkoba. Putri Otonomi Indonesia sendiri merupakan wadah yang dibentuk oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sejak 2017 lalu.
Malam puncak pemilihan ini diselenggarakan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (9/6/2024). Acara turut disiarkan melalui akun YouTube Kominfo Trenggalek.
“Kita ingin memberi kesempatan pada putri-putri yang ada di kabupaten untuk menyalurkan bakat dan talentanya. Tidak sekadar di level daerah, tapi mereka juga punya kesempatan untuk bersaing di tingkat nasional,” jelas Direktur Eksekutif APKASI Sarman Simanjorang,
Sarman menjelaskan seluruh finalis telah melalui seleksi dengan berbagai katagori sebelumnya. Baik itu wawancara maupun administrasi. Menurutnya, Putri Otonomi Indonesia tidak sekadar cantik, tetapi harus memiliki wawasan kebangsaan dan memahami tentang potensi daerah.
“Mudah-mudahan dapat memantik putri-putri terbaik dari daerah karena mereka tidak kalah dengan putri-putri yang ada di perkotaan,” tambah Sarman.
Dalam seleksi final ini, Anja memperoleh pertanyaan terkait mata uang rupiah. “Rupiah bukan hanya alat transaksi, tapi itu kebanggaan dan identitas bangsa Indonesia,” jawabnya.
Dia menambahkan, di lembaran uang rupiah terdapat gambar mengenai warisan dan budaya Indonesia. “Mendorong rupiah dengan menggunakannya sebagai alat transaksi dan membeli barang lokal,” tambah Anja yang sebelumnya terpilih menjadi Diajeng Sleman 2023 ini. (cr1/eno)
Editor : Herpri Kartun