SLEMAN - Teramati 27 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng)dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.
Teramati awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur 1.000 m mengarah ke barat daya.
Baca Juga: Kawan Lama Group Gelar Aksi Donor Darah di 72 Kota dan Kabupaten
Menyebabkan sebagian Kaliurang diguyur hujan abu tipis.
Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terhadap kondisi Gunung Merapi di Sleman.
Periode pengamatan Sabtu 8 Juni 2024 pukul 00.00-24.00 WIB.
Gunung Merapi memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten.
Cuaca di Gunung Merapi cerah, berawan, dan mendung.
Angin bertiup lemah,sedang ke arah timur, dan barat.
Baca Juga: HUT 40 Tahun Larissa Aesthetic Center: Larissa Peduli Larissa Berbagi
Suhu udara 16-26 °C, kelembaban udara 52-99.9 %, dan tekanan udara 837.5-918.7 mmHg.
Gunung Merapi terlihat jelas, kabut 0-II, dan kabut 0-III.
Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, tebal dan tinggi 10-50 meter di atas puncak kawah.
Terjadi kegempaan awan panas guguran, guguran, hybrid/fase banyak, dan tektonik jauh.
Baca Juga: Tidak Dikunci Stang, Motor Warga Sleman Digondol Maling
Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (Siaga).
Rekomendasi dari BPPTKG sebagai berikut:
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Baca Juga: Ulang Tahun Sekolah Mutiara Persada Ke-35 Bersama Bapak Herry Zudianto
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Baca Juga: Serunya Berbelanja Stiker di Artlinx Store Jogja
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin