RADAR JOGJA - Kandidat bakal calon (balon) kepala daerah Sleman pada Pilkada 2024 Sukamto mulai menjaring dukungan dari banyak partai. Terbaru, kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu merapat ke Kantor DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sleman.
Sukamto mengatakan, maksud kedatangannya ke DPC PPP Sleman merupakan bentuk komunikasi politik. Salah satu tujuannya, agar bisa mendapat dukungan dari partai berlambang Ka'bah itu di Pilkada 2024 mendatang.
Sukamto mengaku, tidak membidik posisi sebagai balon bupati maupun balon wakil bupati. Dirinya menyerahkan keputusan itu kepada partai pengusungnya.
“Sleman satu atau Sleman dua sama saja. Apapun keputusannya kami mengikuti partai,” ujar Sukamto di sela kegiatannya di Kantor DPC PPP Sleman Jumat (31/5).
Anggota DPR RI periode 2019–2024 itu pun mengaku, selain sudah mendekati PPP, dia juga sudah mendaftar dari berbagai partai. Seperti PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“Semua partai saya sudah komunikasi. Saya orang Sleman, saya ingin membangun Sleman secara langsung,” ucap Sukamto saat disinggung tentang keinginannya maju di Pilkada 2024 Sleman.
Ketua Pemenangan Pemilu PPP DIY Farhan Harim menyampaikan, sejauh ini sudah ada balon yang berkomunikasi dengan PPP di Pilkada 2024 Sleman. Yakni Harda Kiswaya dan Sukamto.
Farhan menyatakan, di kompetisi pemilihan kepala daerah ini pihaknya memang terbuka dengan siapapun yang ingin berkomunikasi dengan PPP. Terlebih untuk membahas tentang dukungan. “Siapapun yang serius kita welcome,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Sleman Untung Basuki Rahmat menyatakan, dalam Pilkada 2024 pihaknya akan membuka pintu koalisi. Sebab partai tersebut hanya memiliki tiga kursi di Pemilu 2024 dan tidak dapat mengusung calon sendiri. “Yang kami tempuh adalah koalisi duluan,” ungkap Untung. (inu/eno)