Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pembangunan Tol Jogja-Solo di Kawasan Ring Road Utara, Dimulai dengan Pemindahan Utilitas Publik

Elang Kharisma Dewangga • Kamis, 30 Mei 2024 | 03:30 WIB
PENANDA: Papan peringatan adanya proyek tol terpasang di ring road utara, Kronggahan, Trihanggo, Gamping Rabu (29/5). Proyek tol Jogja-Solo Seksi 2 paket 2.2 akan dimulai Juni mendatang.
PENANDA: Papan peringatan adanya proyek tol terpasang di ring road utara, Kronggahan, Trihanggo, Gamping Rabu (29/5). Proyek tol Jogja-Solo Seksi 2 paket 2.2 akan dimulai Juni mendatang.



RADAR JOGJA - Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 akan mulai dikerjakan di kawasan ring road utara pertengahan Juni. Tahap awal akan dimulai dengan pemindahan utilitas publik.

Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Agung Murhandjanto mengatakan, separator yang berada di tengah jalan akan dibongkar. Lalu rambu-rambu lalu lintas, lampu, hingga pohon juga direlokasi.

Agung menyatakan, pemindahan utilitas publik itu perlu dilakukan. Karena pembangunan tol di kawasan ring road utara nantinya berupa tol layang. Sehingga, pelaksana proyek pun perlu menggunakan peralatan berat untuk memasang bore pile sebagai tiang penyangga tol.

Dari segi keamanan selama proyek berjalan, dia memastikan, pelaksana akan memasang lampu pada sepanjang seng yang berfungsi sebagai penutup proyek. Selain itu juga disiapkan rambu-rambu dan personel pengatur lalu lintas di sepanjang area pengerjaan.

ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA 
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA 

Meski lokasi proyek berada di tengah jalan, menurut Agung, selama proyek berjalan masyarakat tetap bisa melintasi sisi-sisi ring road yang tidak ada aktivitas. Adapun untuk lebar jalan pada sisi utara maupun selatan nantinya sekitar delapan meter.
“Jalan di sisi ring road sudah termasuk hasil pelebaran yang sebelumnya kami lakukan,” sebut Agung Rabu (29/5).

Selama pengerjaan proyek, akan dilakukan skema rekayasa lalu lintas. Mengingat pembangunan tol di kawasan ini akan berdampak pada kepadatan jalan. Sebab, lokasi proyek nantinya akan berada di  tengah jalan dan membutuhkan area seluas 12 meter. “Sehingga untuk kewenangan rekayasa lalu lintas nanti kami menyesuaikan (dari kepolisian dan dinas perhubungan, Red),” ujar Agung.

Sementara itu, Manajer Pengendalian Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 PT Jasa Marga Jogja-Solo Aldyan Wiga menyatakan, pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2  ditarget bisa selesai akhir tahun ini. Dalam upaya pembebasan lahan kendala yang dihadapi hanya masalah administrasi.  

Di antaranya karena bidang yang terdampak pembangunan tol merupakan tanah warisan, salah menunjukkan sertifikat, hingga pemilik meninggal dunia. Selain itu, pihaknya juga menemui masalah berupa pemilik tanah yang asetnya diagungkan di bank.

“Untuk pembebasan tidak ada yang stuck atau semua sudah setuju,” katanya belum lama ini. (inu/eno)

Editor : Satria Pradika
#proyek tol #pembangunan tol jogja-solo #tol jogja-solo #Ring Road Utara #tol layang