Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Maju Calon Wakil Bupati Sleman, Haris Sugiharta Nyatakan Siap Mundur Dari DPRD DIY, Staf Khusus Partai Perindo dan Kader PKB Juga Merapat ke PDIP

Iwan Nurwanto • Selasa, 28 Mei 2024 | 22:52 WIB
Ilustrasi Pilkada 2024
Ilustrasi Pilkada 2024

SLEMAN - Kandidat bakal calon wakil kepala daerah di kabupaten Sleman kini makin ramai. Sejumlah nama mulai mendaftar melalui PDI Perjuangan. Salah satunya Ketua DPRD Sleman yang juga caleh terpilih di DPRD DIY, Haris Sugiharta.

Saat dikonfirmasi, Haris menyatakan, mantap maju sebagai bakal calon wakil bupati Sleman karena dorongan dari masyarakat. Disamping dirinya juga merupakan kader dari partai berlambang banteng tersebut.

Meski sudah terpilih sebagai legislatif di DPRD DIY dengan perolehan  31.507 suara di Pemilu 2024. Haris menyatakan siap mundur, jika nantinya mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Haris mengaku, sudah mengambil formulir pada Senin (27/5). Sementara untuk pengembalian formulir pendaftaran sebagai bakal calon wakil bupati Sleman ke DPC PDI Perjuangan Sleman direncanakan pada hari Kamis (30/5) mendatang.

Terkait program sebagai wakil bupati, Haris memastikan, dirinya nantinya akan mengikuti bakal calon bupati yang disandingkan dengan dirinya. Namun secara umum, akan memaksimalkan potensi kabupaten Sleman yang belum tergali. Seperti pendapatan asli daerah, pariwisata, dan budaya. 

“Ketika saya direkomendasikan, saya siap mengundurkan diri dari DPRD DIY. Sesuai konsekuensi logis, jika mendaftarkan diri ke KPU memang harus mengundurkan diri,” ujar Haris saat dikonfirmasi Radar Jogja, Selasa (28/5).

Staf Khusus Partai Perindo dan Kader PKB Juga Mendaftar Lewat PDI Perjuangan 

Selain Haris Sugiharta, ada beberapa nama yang sudah dan akan mendaftar melalui PDI Perjuangan, yang sudah pasti salah satunya Staf Khusus Partai Perindo Fourista Handayanto. Tato sapaan akrabnya, sudah mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon wakil bupati ke DPC PDI Perjuangan Sleman pada Selasa (28/5).

Tato mengaku, memilih maju melalui partai banteng karena PDI Perjuangan dan Partai Perindo memiliki visi misi sama untuk mensejahterakan masyarakat dari sisi UMKM. Pria yang memiliki latar belakang pengacara itu pun berharap mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan.

“Saya menganggap PDI Perjuangan selaras dengan visi misi baik secara pribadi maupun Partai Perindo. Kebetulan kami dengan PDI juga koalisi di pusat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum HAM dan Perundang-undangan DPC PDI Perjuangan Sleman Iwan Setyawan mengungkap, sejauh ini sudah ada empat nama yang mendaftar melalui partai-nya. Untuk bakal calon bupati di antaranya Danang Maharsa, Kustini Sri Purnomo, dan Harda Kiswaya.

Lalu untuk bakal calon bupati yang sudah resmi mengembalikan formulir Fourista Handayanto. Kemudian yang baru mengambil formulir ada Haris Sugiharta dan kader PKB Sukamto.

Menurut Iwan, untuk penentuan bakal calon yang akan diusung oleh PDI Perjuangan di Pilkada 2024 nantinya akan menjadi kewenangan pengurus pusat. Dia pun memastikan, juga tidak ada perpanjangan masa perpanjangan pendaftaran atau tetap akan berakhir pada 31 Mei 2024 nanti.

“DPC hanya menjaring bakal calon bupati dan wakil bupati, penentuan nanti di DPP,” tegasnya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kustini Sri Purnomo #Pilkada #Kabupaten Sleman #Harda Kiswaya