RADAR JOGJA - Tukang jagal memiliki peran sentral dalam menyembelih hewan kurban. Agar penyembelihan hewan kurban sesuai dengan syariat Islam, mereka mengikuti sosialisasi juru sembelih halal (Juleha).
Program tersebut merupakan kolaborasi antara juru sembelih halal (Juleha) dengan Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan sosialisasi berlangsung di Fapet UGM pada Senin (27/5/2024).
Ketua Pelatihan Juleha Fapet UGM Ir Cuk Tri Noviandi mengatakan, selama ini penyembelihan hewan kurban baik di masjid maupun tempat lain masih dijumpai kasus tidak sesuai dengan syarat-syarat yang ditentukan.
"Baik dari sisi tuntunan syari, higiene-sanitasi maupun kesejahteraan hewan," kata Noviandi.
Melihat kondisi itu, Juleha Yogyakarta bersama Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengadakan pelatihan juru sembelih halal. Pelatihan diadakan untuk menyiapkan tukang jagal agar memiliki kompetensi juru sembelih halal sesuai dengan 10 kompetensi yang ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan SKKNI No 147 tahun 2022. "Pelatihan dilakukan sebanyak 4 batch, yakni 19 Mei, 26 Mei, 1 Juni, dan 9 Juni," rincinya.
Pada batch pertama diikuti sebanyak 40 peserta. Sedangkan pelatihan kedua dihadiri oleh 31 peserta. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, seperti takmir masjid, jagal, pemilik RPA, dosen serta mahasiswa.
“Dalam pelatihan para peserta mendapatkan ilmu terkait 10 kompetensi Juleha, praktik persiapan alat (asah bilah) dan latihan penyembelihan,” jelasnya.
Pihaknya bersyukur, para peserta antusias mengikuti rangkaian acara dari awal sampai tuntas. Selama mengikuti pelatihan peserta mendapatkan fasilitas pisau sembelih standar SKKNI, sarung pisau dari kulit, sharpening steel (honing), gloves anti-sayat, kaos polo, seminar kits, dan sertifikat pelatihan. "Paling ditunggu-tunggu adalah saat sesi praktik penyembelihan," ucapnya.
Pihaknya berharap ilmu yang diperoleh dapat disebarkan kepada tukang jagal lainnya. Dengan demikian harapan supaya penyembelihan hewan kurban sesuai dengan syariat Islam dapat terpenuhi.
Sementara itu, peserta Muzakir menyambut baik sosialisasi penyembelihan hewan kurban. Dengan mengikuti kegiatan tersebut ilmunya menjadi semakin bertambah. "Kami berharap kedepan kegiatan serupa bisa dilaksanakan lebih luas lagi," kata Muzakir. (gun/eno)
Editor : Satria Pradika