Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sebanyak 85 Siswa dan Enam Guru SMP Kolese Kanisius Jakarta Ikuti Tradisi Wiwitan di Sleman, Begini Suasananya..

Iwa Ikhwanudin • Sabtu, 25 Mei 2024 | 02:51 WIB
Suasana upacara wiwitan di Sleman yang diikuti siswa dan guru SMP Kolese Kanisius Jakarta (23/5/2024)
Suasana upacara wiwitan di Sleman yang diikuti siswa dan guru SMP Kolese Kanisius Jakarta (23/5/2024)

SLEMAN - Sebanyak 85 siswa dan enam guru SMP Kolese Kanisius Jakarta berada di Sleman.

Tepatnya di Padukuhan Tanen, Hargobinagun, Pakem, Sleman. 

Bersama warga setempat, mereka menggelar acara tradisi wiwitan, pada Kamis, 23 Mei 2024.

Baca Juga: Sembilan Warga Binaan di DIY Terima Remisi Waisak, Diskonnya Mulai Satu Bulan, 45 Hari hingga Dua Bulan

Wiwitan adalah ritual tradisi Jawa sebagai bentuk syukur dan terima kasih kepada bumi dan Dewi Sri atau Dewi Padi.

Yang dipercaya menumbuhkan padi subur.

Wiwitan berasal dari kata wiwit dalam bahasa Jawa, berarti mengawali panen padi. 

Terjadi kolaborasi antar generasi. Yakni masyarakat perkotaan Jakarta dengan warga desa. 

Jelang sore, prosesi Wiwitan dimulai.

Arak-arakan diawali penari yang memerankan Dewi Sri, disusul tarian cucuk lampah, bergodo, pembawa tumpeng, sesaji, pembawa memedi sawah dan pembawa cangkul. 

Momentum Wiwitan tersebut menjadi puncak kegiatan Ekskursi SMP Kolese Kanisius Jakarta gelombang kedua.

Bertajuk Merajut Budaya Merawat Semesta, berlangsung 21-24 Mei 2024. 

Baca Juga: ISI Yogyakarta Tak Naikkan UKT tapi Perbanyak Jumlah Kelas Menjadi Delapan, Tertinggi Rp 7,5 Juta

Sejumlah materi bertopik Ekologi dan Budaya pun menjadi menu selama para siswa menjalani ekskursi.

Mulai dari turun ke sungai untuk mengidentifikasi kualitas air, melakukan inventarisasi tanaman sayur dan pohon buah yang ada di seputaran Omah Petroek, Pakem.

Salah satu guru pendamping Yohanes Sumarsono mengapresiasi kegiatan ekskursi kali ini.

“Dalam ekskursi ini, para siswa diajak secara langsung mensyukuri kehidupan. Ini sangat menarik dan berkesan bagi para siswa kami. Mereka mengalami peristiwa nya, langsung. Bahkan dilibatkan dalam persiapan semua rangkaian acara,” kata dia. 

Hal senada disampaikan siswa kelas IX-5 Albertus Marvel Gunawan (15) yang merasa senang bisa merasakan aliran air sungai yang berhulu langsung di gunung Merapi, Yogyakarta. 

“Ini pengalaman yang seru. Kegiatan meneliti langsung di sungai menggunakan metode biotilik ini baru pertama saya praktekkan. Setahu saya meneliti itu hanya di ruang laboratorium. Ternyata bisa juga dilakukan di ruang terbuka,” ujarnya.

Sementara siswa kelas IX-6 Kevan Baswaraputra Yusgiantoro (15) sangat terkesan dengan upacara tradisi Wiwit.

Dirinya kedapatan bertugas untuk mengecat caping bertema budaya. 

“Ini sangat mengesankan. Baru pertama saya alami. Di sini saya mengenal hal baru. Yang jelas bersyukur bisa ikut wiwitan padi dan ikut makan bareng di persawahan,” terang Kevan. 

Pengalaman unik juga dirasakan Nicholas Thaddeus Tarunadjaja (15). Siswa kelas IX-4 ini mengaku, upacara tradisi Wiwitan ini unik.

Dirinya pun merasa bangga bisa ikut dari bagian dari upacara Wiwitan. 

Saat memberikan refleksi malam di hadapan para siswa, Budayawan Romo Sindhunata mengatakan, ini sebuah pengalaman yang sungguh berharga bagi para siswa.

“Semoga menjadi kenangan. Masih banyak orang yang berkekurangan. Dan justru alam ini mengakrabkan kita dengan warga desa," ujar Romo Sindhunata. 

Dalam kegiatan ekskursi kali ini bertepatan dengan Peringatan Waisak.

Sehingga para peserta diajak untuk berdoa bersama di depan patung Budha yang berada di komplek Omah Petroek.

Berlanjut dengan menikmati pementasan wayang kulit dengan dalang Ki Purwaka yang mengangkat lakon Merti Kali Pelang. 

Baca Juga: Menikmati Curug Tirta Sela di Baturraden Banyumas yang Memiliki Panorama Keindahan

Seluruh rangkaian kegiatan ekskursi ditutup dengan misa yang dipimpin Direktur Kampus Ministry Kolese Kanisius Jakarta Alexander Koko Siswijayanto, SJ. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#ekskursi #kanisius #Wiwitan #jakarta #omah petroek