RADAR JOGJA - Penjaringan bakal calon kepala daerah 2024 melalui DPC PKB Sleman laris manis diserbu kontestan. Setidaknya sudah ada tujuh nama bakal calon kepala daerah yang mendaftar melalui partai besutan Cak Imin itu.
Ketua DPC PKB Sleman Raden Agus Choliq mengatakan, hingga kemarin (13/5) sudah ada tujuh bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar lewat partainya. Tiga orang mendaftar sebagai bakal calon bupati dan empat orang mendaftar sebagai bakal calon wabup.
Choliq membeberkan, tiga orang yang mendaftar bupati yakni petahana Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya, serta kader internal PKB bernama Sukamto. Adapun Harda dan Sukamto diketahui sudah mengembalikan formulir pendaftaran.
"Beberapa calon bupati memang sudah mendaftar lewat online. Untuk Bu Kustini belum mengembalikan hard file (berkas pendaftaran) ke DPC PKB,” ujar Choliq saat dihubungi Radar Jogja kemarin (13/5).
Sementara yang mendaftar untuk bakal calon wabup lewat DPC PKB, di antaranya, Lurah Condongcatur (Depok) Reno Candra Sangaji, Lurah Banyurejo (Tempel) Saparjo, kader PKB Syukron Arif Muttaqien, dan satu nama lagi yang belum disampaikan identitasnya secara jelas.
Choliq menyebut, dalam penjaringan ini pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk membuka pendaftaran bakal calon. Sementara untuk keputusan calon yang akan diusung oleh PKB Sleman dalam Pilkada 2024, akan diputuskan oleh DPP PKB.
Dia menyatakan, menghadapi Pilkada 2024 DPC PKB Sleman juga aktif berkomunikasi dengan partai lain. Lantaran partai berlambang bola dunia dengan sembilan bintang itu hanya mendapatkan tujuh kursi di Pemilu 2024. “Kami buka kerja sama koalisi dengan semua partai,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sleman Indra Gumilar menyatakan, sudah berkomunikasi dengan PKB untuk membentuk koalisi. Hanya untuk calon yang akan diusung kedua belah masih menyamakan frekuensi.
Indra memang belum secara rinci membeberkan nama calon yang akan diusung. Meskipun demikian, dia sudah menentukan kriteria kandidat yang akan ditarungkan dalam Pilkada 2024 mendatang.
Menurutnya, baik PKS maupun PKB, dalam menentukan kriteria calon di Pilkada 2024 nanti akan sederhana. Terpenting, kandidat harus paham dengan berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Sleman. “Serta harus punya solusinya,” terang Indra. (inu/laz)
Editor : Satria Pradika