SLEMAN - Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman sampai saat ini masih berusaha mempertahankan kunjungan wisatawan asal Jawa Barat. Upayanya dilakukan dengan menggelar travel dialog dan table top yang mengajak pelaku usaha wisata dan sekolah di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Sleman Kus Endarto mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan pihaknya bersama dengan Badan Promosi Pariwisata Sleman. Pelaksanaanya pada tanggal 6 sampai 8 Mei 2024 lalu.
Kus menyatakan, bahwa kegiatan tersebut juga diikuti para pelaku usaha pariwisata di kabupaten Sleman. Entah itu yang bergerak di bidang jasa maupun produk bagi para wisatawan.
“Kegiatan ini juga diikuti pengelola destinasi wisata dan pengelola hotel, restoran, serta toko oleh-oleh yang ada di kabupaten Sleman,” ujar Kus dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/5/2024).
Untuk sasarann kegiatan tersebut adalah para travel agent dan kepala sekolah di Bogor dan Sukabumi. Kus menyebut, k di Bogor Raya total ada sebanyak 50 kepala sekolah SMP dan SMA serta 50 travel agent yang hadir.
Sedangkan di Sukabumi, pelaksanaan travel dialog dan table top dihadiri oleh 50 kepala sekolah SMP dan SMA se-kabupaten Sukabumi. Serta 50 travel agent di Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.
“Kegiatan ini untuk mengenalkan potensi wisata di Kabupaten Sleman, sambil bersilaturahmi dan memelihara pasar wisatawan yang berkunjung ke Sleman,” terang Kus.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid menyampaikan, pada tahun ini target kunjungan wisatawan ke kabupaten Sleman ditarget sebanyak 7,5 juta orang. Dia optimis target tersebut dapat tercapai, apalagi pada tahun 2023 ada sebanyak 7.767.661 kunjungan atau mencapai 110 persen.
Guna menggenjot kunjungan wisatawan, Dinas Pariwisata Sleman juga telah menyiapkan strategi menarik minat wisatawan melalui Calendar of Event 2024. Sekaligus promosi berbagi potensi wisata melalui table top dan travel dialog.
“Kami optimistis target (kunjungan wisatawan dan pendapatan) tercapai,” terang Ishadi belum lama ini. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin