Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Daftar Sekarang, Berangkat 34 Tahun Kemudian! Antrean Panjang Keberangkatan Haji, Kemenag Sleman: Daftar Sejak Usia 12 Tahun dengan Biaya Rp 25 Juta

Iwan Nurwanto • Kamis, 9 Mei 2024 | 15:17 WIB
Ilustrasi haji
Ilustrasi haji

SLEMAN - Masa tunggu pemberangkatan haji reguler di kabupaten Sleman tergolong cukup lama. Kementerian Agama (Kemenag) setempat pun meminta agar masyarakat mulai menyiapkan tabungan haji sejak usia dini.

Kepala Kantor Kemenag Sleman Sidik Pramono mengatakan, sesuai regulasi yang berlaku pendaftaran haji bisa dilakukan sejak usia 12 tahun. Sementara untuk keberangkatannya minimal harus berusia remaja atau tepatnya 18 tahun.

Menurut dia, masa tunggu keberangkatan haji di Kabupaten Sleman mencapai 34 tahun. Menyiapkan haji sejak usia dini mungkin menjadi langkah tepat, lantaran usia saat keberangkatan ke tanah suci masih dalam usia-usia produktif.

“Kalau mendaftar usia dini, kemungkinan berangkat tercepat 12 tahun ditambah 34 tahun, jadi (berangkat) di usia 46 tahun,” ujar Sidik saat dikonfirmasi, Kamis (9/5).

Sidik menegaskan, bahwa pendaftaran haji sejatinya merupakan kebebasan setiap individu. Artinya, masyarakat dapat mendaftar haji sejak usia dini maupun ketika sudah menginjak usia produktif dan memiliki penghasilan.

Jika melihat waktu tunggu yang mencapai puluhan tahun, mendaftar haji sejak usia dini memang memiliki peluang keberangkatan lebih tinggi pada usia matang. Meskipun demikian, bagi calon haji yang mendaftar di usia tua pun kesempatannya untuk berangkat ke tanah suci tetap dapat diwariskan.

Meskipun demikian, pendaftaran haji di usia dini pun tetap membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Lantaran untuk biaya pendaftaran yang dibutuhkan minimal mencapai Rp. 25 juta.

“Kalau menfdaftar di usia tua, jika tidak bisa berangkat bisa diwariskan ke keluarga yang lain,” terang Sidik.

Antrian keberangkatan haji yang cukup panjang membuat sebagian masyarakat memilih untuk menggunakan layanan haji plus. Salah satunya Sahid Tour, General Manager Sahid Tour Asep Imam Sudrajat mengungkapkan, peminat jamaah haji khusus tergolong cukup banyak. 

Bahkan hingga tahun ini jumlah calon jamaah yang masih antri diberangkatkan melalui jasa pemberangkatan haji khusus miliknya mencapai sekitar 2.000 jamaah. Sementara per tahun sendiri sedikitnya ada 360-400 jamaah yang mendaftar.

Dia tidak menampik banyaknya peminat haji khusus karena waktu tunggu yang lebih cepat dibandingkan dengan haji reguler. Lantaran rata-rata waktu tunggu pemberangkatan haji hanya 1-7 tahun. Namun dari segi biaya memang lebih besar dibandingkan haji reguler.

“Untuk tahun ini biaya haji mencapai 16.700 USD atau sekitar Rp. 280 juta per jamaah,” terang Asep. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#antrean haji #ibadah haji