Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Serunya 1.094 ASN Ikut Lomba Permainan Tradisional Memeriahkan Hari Jadi ke-108 Kabupaten Sleman, Melepas Penat Sekaligus Melestarikan Budaya Lokal

Elang Kharisma Dewangga • Rabu, 8 Mei 2024 | 13:30 WIB

 

MERIAHKAN HARI JADI: Peserta mengikuti balap karung dan tarik tambang saat lomba permainan tradisional di Lapangan Pemda Sleman, kemarin (7/5).
MERIAHKAN HARI JADI: Peserta mengikuti balap karung dan tarik tambang saat lomba permainan tradisional di Lapangan Pemda Sleman, kemarin (7/5).

 

RADAR JOGJA - Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kabupaten Sleman digelar meriah. Salah satunya dengan lomba permainan tradisional yang diikuti para aparatur sipil negara(ASN) di lingkup Pemkab Sleman. Kegiatannya seru dan menyenangkan.


IWAN NURWANTO, Sleman 


Suasana riuh khas perlombaan nampak di Lapangan Pemda Sleman, kemarin (7/5). Setidaknya ada 1.094 di lingkungan Pemkab Sleman yang mengikuti lomba permainan tradisional. 
Ada empat cabang olahraga yang dikompetisikan dalam kegiatan ini. Yakni lomba balap karung, bakiak, tarik tambang, serta senam kreasi.


Para pegawai pemerintahan itu juga tampak antusias mengikuti lomba. Baik pria dan wanita terlihat happy sambil berusaha menjadi yang terdepan dalam tiap kategori perlombaan.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, lomba permainan tradisional ini digelar sebagai upaya melestarikan permainan tradisional. Sekaligus menjadi ruang wahana dan rekreasi untuk melepas penat di kalangan ASN Pemkab Sleman.

ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA


Orang nomor satu di Sleman ini menyebut, olahraga permainan tradisional juga menjadi bagian dari kekayaan intelektual yang perlu dilestarikan keberadaannya. Oleh karenanya, perlu berbagai kegiatan agar kebudayaan khas Nusantara itu tidak punah.
"Jika bukan kita yang melestarikan, bukan tidak mungkin akan punah,” ujar Kustini di sela pembukaan kegiatan.


Ketua Panitia Hari ke-108 Jadi Kabupaten Sleman Raden Haris Martapa menambahkan, berbagai kegiatan digelar untuk memperingati lahirnya Bumi Sembada. Mayoritas kegiatan yang dilaksanakan pun berbasis kebudayaan.


Khusus lomba permainan tradisional, Haris menerangkan, kegiatan ini untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Di samping itu juga melestarikan budaya lokal agar tidak hilang tergerus zaman.


"Saya berharap lomba permainan tradisional ini semakin meriah dalam menyambut peringatan Hari Jadi ke-108 Kabupaten Sleman,” katanya.


Sementara itu Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Sleman Suparman menyatakan, pelestarian permainan tradisional memang harus terus dilakukan. Sehingga tidak punah seiring berkembangnya teknologi.


Ia menyebut, di wilayah Sleman sendiri sudah cukup baik dalam upaya melestarikan permainan tradisional. Pihaknya bersama pemerintah setempat terus berusaha melaksanakan berbagai kegiatan. Entah berupa perlombaan maupun festival permainan tradisional.


Ke depan, sambung Suparman, pihaknya memiliki misi untuk terus mengenalkan permainan tradisional kepada semua kalangan. Termasuk anak-anak sekolah melalui kegiatan pelatihan dan edukasi.


"Untuk di Sleman alhamdulillah tantangannya hampir tidak ada, karena kegiatan pelestarian cukup rutin digelar," tandas Suparman. (laz) 

Editor : Satria Pradika
#Lapangan Pemda Sleman #Bupati Sleman #budaya lokal #Kustini Sri Purnomo #tarik tambang #Nusantara #balap karung #lomba permainan tradisional #KORMI #aparatur sipil negara #Pemkab Sleman #ASN #bakiak #Bumi Sembada #Kabupaten Sleman #senam kreasi