Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aktivitas Masih Tinggi, Gunung Merapi Mengeluarkan 38 Kali Guguran Lava Pijar ke Arah Barat Daya, Jarak Luncur Maksimum 1.700 Meter

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 7 Mei 2024 | 12:16 WIB
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul  00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul 00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)

SLEMAN - Gunung Merapi di Sleman mengeluarkan 38 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1700 meter.

Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). 

Periode pengamatan Senin 6 Mei 2024 pukul 00.00-24.00 WIB.

Cuaca di Gunung Merapi cerah, mendung, dan berawan. 

Baca Juga: Masih Jadi PR! Warga Sleman Keluhkan Oknum yang Buang Sampah di Depan Rumahnya, Geram Hingga Beri Imbalan Tangkap Pelaku

Angin bertiup tenang ke arah barat, dan timur. 

Suhu udara 15.3-28 °C, kelembaban udara 29-91.2 %, dan tekanan udara 768.3-918.8 mmHg.

Gunung Merapi terlihat jelas, kabut 0-III, kabut 0-II. 

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10 m di atas puncak kawah.

Baca Juga: Warga Sleman Lapor Monyet Masuk Pemukiman, Foto Kiriman Bikin Gagal Fokus, Warganet: Bisa Masuk National Geographic..

Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (siaga). 

Rekomendasi dari BPPTKG sebagai berikut:

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Baca Juga: Tega! Bayi Baru Lahir Dibuang Dalam Ember Cucian di Semarang, Pelaku Tinggalkan Surat Ini..

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #Kabupaten Sleman #Awan Panas #lava pijar