Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Awal Tahun 2024 Ekonomi Diprediksi Melemah, Indonesia Marketing Association Tekankan Kolaborasi Empat Pilar, Apa Saja Itu?

Iwan Nurwanto • Minggu, 5 Mei 2024 | 14:53 WIB
Suasana pembukaan rakernas Indonesia Marketing Association (IMA) di Sleman, Sabtu (4/5/2024).
Suasana pembukaan rakernas Indonesia Marketing Association (IMA) di Sleman, Sabtu (4/5/2024).

SLEMAN - Perekonomian Indonesia diprediksi bakal melemah pada awal tahun ini. Hal itu yang disampaikan dalam rapat kerja nasional (rakernas) Indonesia Marketing Association (IMA) di kabupaten Sleman pada Sabtu (4/5) kemarin.

President IMA Suparno Djasmin mengatakan, ada sinyal pelemahan ekonomi pada kuartal satu tahun 2024. Terlebih pada tekanan nilai rupiah, inflasi komoditas yang mencapai 10 persen, prediksi koreksi pada penjualan otomotif, serta kenaikan suku bunga.

Oleh karena itu, Suparno mengingatkan, agar kondisi ketidakpastian global yang dapat berdampak kepada Indonesia itu perlu diwaspadai. Upayanya dapat dilakukan dengan meningkatkan kolaborasi empat pilar.

“Yaitu pemerintah, akademisi, profesional dan pengusaha. Sehingga tercipta strategi pemasaran yang efektif dan strategis,” ujar Suparno disela kegiatan.

Menurut dia, IMA akan terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi empat pilar tersebut. Sehingga dapat terbentuk hasil yang optimal dan masyarakat pun bisa menghadapi era ketidakpastian tersebut.

Terlebih, saat ini IMA juga memiliki lebih dari 6.000 anggota di seluruh Indonesia. Serta berupaya meningkatkan keahlian dalam bidang pemasaran, pemberdayaan UMKM, dan mendukung Sustainable Development Goals.

“Sebagai organisasi profesi pemasaran dan kewirausahaan akan terus berupaya memberikan kontribusi dan dampak yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” sambung Suparno.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY Yuna Pancawati menambahkan, bahwa pihaknya mendukung program organisasi tersebut. Khususnya dalam upaya meningkatkan kompetensi dan membangun kolaborasi pemasar UMKM.

“Harapannya upaya tersebut dapat turut meningkatkanp perekonomian masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berharap, IMA bisa terus berkontribusi dan memberikan dampak yang signifikan bagi ekonomi Indonesia. Menurutnya, marketing tidak hanya sekedar beriklan. Namun juga harus meningkatkan kreatifitas dan membuat terobosan baru dalam memasarkan ide atau produk untuk memenangkan persaingan

“Di tengah ekonomi yang melambat dan geopolitik yang belum stabil, sinergi dan kolaborasi menjadi sangat penting dan menjadi kata kunci,” ungkap Zulhas dalam sambutannya. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#awal tahun #melemah #Ekonomi #IMA