Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi di Sleman Mengeluarkan Enam Kali Guguran Lava Pijar ke Arah Barat Daya (Kali Bebeng), Jarak Luncur Maksimum 1.700 Meter

Iwa Ikhwanudin • Kamis, 2 Mei 2024 | 13:38 WIB
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul  00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul 00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)

SLEMAN - Gunung Merapi di Sleman mengeluarkan 6 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng) 

Dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter.

Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). 

Periode pengamatan Rabu 1 Mei 2024 pukul 00.00-24.00 WIB. 

Baca Juga: Buka 24 Jam Nonstop Bantu Night Person, Wacana Pembatasan Operasional Warung Madura Bisa Rugikan Masyarakat

Cuaca di Gunung Merapi berawan, cerah, dan mendung.

Angin bertiup tenang ke arah timur. 

Suhu udara 18-29 °C, kelembaban udara 52-99 %, dan tekanan udara 768.1-950.8 mmHg. 

Gunung Merapi secara visual terlihat jelas. 

Baca Juga: Gaji Rp 2,4 Juta Mustahil Beli Rumah di Jogja, Peringati Hari Buruh Sedunia Buruh Kirim Tuntutan ke Pemprov DIY

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah. 

Terjadi kegempaan guguran, hybrid/fase banyak, dan tektonik jauh. 

Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (siaga). 

Rekomendasi dari BPPTKG sebagai berikut:

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Baca Juga: SPSI Bantul Minta Pemerintah Harus Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 

Baca Juga: Pendapatan Penjual Kuliner Menurun, Pedagang Pasar Sentul Baru Juga Keluhkan Biaya Sewa

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #Kabupaten Sleman #Awan Panas #lava pijar