Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelaku UMKM di Minomartani Sleman Berharap Program Pelatihan Pemkab Tidak Stagnan, Ini Respon Kustini

Iwan Nurwanto • Rabu, 1 Mei 2024 | 20:02 WIB

 

FOTO// IWAN NURWANTO   CAPTION: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat meninjau produk-produk UMKM di Kantor Kalurahan Minomartani, Ngaglik pada Rabu (1/ 5).
FOTO// IWAN NURWANTO CAPTION: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat meninjau produk-produk UMKM di Kantor Kalurahan Minomartani, Ngaglik pada Rabu (1/ 5).
RADAR JOGJA, SLEMAN - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kalurahan Minomartani, Ngaglik, Sleman berharap program pemerintah bisa berkelanjutan.

Pasalnya, para pelaku usaha kecil masih sangat membutuhkan dorongan.

Ketua Forum Komunikasi UMKM Minomartani Anifah Mei Khati mengatakan, kehadiran program pemerintah cukup berpengaruh terhadap perkembangan UMKM.

Khususnya yang berkaitan dengan pelatihan dan jaringan pemasaran Seperti pembinaan pelaku usaha, bazar, festival, hingga penjualan di toko jejaring.

Oleh karena itu, Anifah pun berharap program-program semacam itu bisa terus dilakukan oleh pemerintah daerah.

Harapannya, agar usaha-usaha kecil di kabupaten Sleman, khususnya kalurahan Minomartani bisa berkembang.

“Untuk pemerintah kami mohon programnya dapat berkelanjutan, tidak berhenti setelah melakukan pelatihan-pelatihan,” ujar Anifah saat ditemui, Rabu (1/ 5).

Menurut Anifah, total UMKM di kalurahan Minomartani sendiri berjumlah 196 pelaku usaha.

Diakuinya, memang tidak semuanya aktif karena ada sebagian pelaku usaha yang harus vakum karena kondisi-kondisi tertentu.

Meskipun demikian, sebagian besar pelaku usaha sudah cukup stabil dalam hal pemasarannya.

Sebab banyak produk-produk UMKM di kalurahan Minomartani yang bekerjasama dengan toko-toko jejaring dan supermarket. Selain itu juga dijual secara online.

Baca Juga: Dorong Keseriusan Pemkot Jogja Tangani Sampah, Sebut Rencana Pemusnahan Sampah Belum Terlaksana Baik

Baca Juga: Fantastis! Segera Menikah, Ini Progress Rumah Baru Ayu Ting Ting Diperkirakan Capai Rp 20 Miliar

“Insya allah dengan kebijakan dari pemerintah Kabupaten semakin berkembang,” ungkap Anifah.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyatakan, bahwa pemerintah terus berupaya menjalankan program-program peningkatan UMKM.

Walaupun demikian, dia mendorong agar pelaku usaha bisa terus meningkatkan kualitas produknya supaya bisa bersaing.

Kustini menyebut, di kabupaten Sleman sendiri total ada lebih dari 90 ribu pelaku UMKM yang tersebar di semua kapanewon.

Sehingga, dia pun meminta agar para pelaku usaha bisa menonjolkan potensinya masing-masing.


“Antar padukuhan dan kalurahan harus menonjolkan keunggulan (produknya) masing-masing,” pesan orang nomor satu di Sleman itu. 

Editor : Bahana.
#Bupati Sleman #pemkab #Kustini Sri Purnomo #stagnan #Pemkab Sleman #UMKM #Kustini