SLEMAN - Harda Kiswaya tampak cukup siap berkompetisi di Pilkada 2024 Sleman.
Keseriusan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman itu ditunjukkan dengan mendaftar melalui dua partai yang membuka penjaringan bakal calon kepala daerah.
Adapun pada Senin (29/4) Harda sudah mengambil sekaligus menyerahkan formulir pendaftaran ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sleman.
Ia datang langsung ke kantor pengurus partai banteng yang beralamat Jalan Merbabu, Tridadi, Sleman tersebut.
Namun diketahui sebelumnya, Harda juga sudah mengembalikan formulir ke DPD Partai Golkar.
Baik Partai Golkar maupun PDI Perjuangan, dia tetap mengincar jabatan orang nomor satu di Sleman atau sebagai bupati.
Ditemui di sela pendaftaran di DPC PDI Perjuangan, Harda mengatakan, untuk ikut berkompetisi di Pilkada 2024 dirinya memang berkomunikasi dengan semua partai. Baik itu partai nasionalis maupun agamis.
Dia mengaku, alasan dirinya memilih PDI Perjuangan sebagai calon kendaraannya di Pilkada 2024 karena merupakan partai pemimpin.
Lantaran bisa memperoleh 13 kursi legislatif dan telah menemukan syarat untuk mengusung calon sendiri karena memiliki 20 persen dari total 50 kursi di DPRD Sleman.
“Komitmen saya ketika mendapatkan rekomendasi (dari PDI Perjuangan) pasti akan saya penuhi, dengan hati dan komitmen saya,” ujar Harda Senin (29/4).
Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman Koeswanto menyatakan, Harda memang merupakan bakal calon pertama yang sudah mengembalikan berkas pendaftaran calon kepala daerah ke pihaknya.
Tindak lanjut dari hal tersebut, nantinya akan diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
Koeswanto membeberkan, bahwa pihaknya telah membuka penjaringan dari Senin (29/4) hingga 31 Mei 2024 mendatang.
Menurut dia, sampai saat ini baru ada dua bakal calon yang sudah berkomunikasi.
Yakni, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa. Hanya saja, untuk Danang memang belum mengambil formulir pendaftaran ke DPC PDI Perjuangan Sleman.
Kendati demikian, sudah ada komunikasi bahwa Wakil Bupati Sleman itu akan nyalon lagi di Pilkada 2024.
“Setelah terjaring semua baru akan dikirim ke DPP Perjuangan,” terang Koeswanto.
Sebagai informasi, selain melalui PDI Perjuangan, Harda Kiswaya juga sudah menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon bupati ke Partai Golkar.
Ketua DPD Partai Golkar Sleman Janu Ismadi mengungkap, mantan Sekda Sleman itu menyerahkan berkas pendaftaran pada Selasa (23/4) sekitar pukul 16.00.
Janu menyebut, bahwa Harda merupakan bakal calon yang pertama kali menyerahkan formulir pendaftaran.
Selain itu, juga ada Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji dan Nurcholis Suharman yang merupakan anggota DPRD DIY dari Partai Golkar.
“Nama yang sudah mengembalikan formulir akan kami kirim ke DPP Partai Golkar untuk di survey,” ungkap Janu belum lama ini. (inu)