SLEMAN - Gunung Merapi di Sleman keluarkan 26 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng).
Jarak luncur maksimum 2000 meter.
Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Periode pengamatan Kamis 25 April 2024 pukul 00.00-24.00 WIB.
Cuaca di Gunung Merapi cerah, berawan, dan mendung.
Angin bertiup tenang ke arah barat, dan timur.
Suhu udara 16-23 °C, kelembaban udara 66-99 %, dan tekanan udara 836-918.6 mmHg.
Volume curah hujan 63 mm per hari.
Gunung Merapi terlihat jelas.
Baca Juga: Timnas Indonesia U23 Melangkah ke Semi Final Piala Asia, Erick Thohir: Inilah Mental Indonesia
Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang,tebal dan tinggi 20-100 meter di atas puncak kawah.
Tingkat aktivitas Gunung Merapi berada di level III (siaga).
Rekomendasi BPPTKG sebagai berikut:
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Baca Juga: Assalamualaikum Semi Final Piala Asia U23, King Indo Datang!!!
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin