Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wow! Transaksi Wisatawan di Sleman Selama Libur Lebaran Bisa Capai Rp 682 Miliar

Iwan Nurwanto • Sabtu, 20 April 2024 | 00:20 WIB
Suasana di Candi Prambanan saat libur lebaran tahun ini.
Suasana di Candi Prambanan saat libur lebaran tahun ini.


SLEMAN - Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman mencatat jumlah transaksi wisatawan selama libur lebaran dapat menyentuh ratusan miliar.

Jumlahnya pun diklaim sesuai target yang dipatok oleh instansi tersebut.


Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid mengatakan, berdasar hitungan pihaknya perputaran uang wisatawan selama periode libur lebaran mencapai Rp 682,09 miliar.

Capaian itu, menurutnya, sudah sesuai dengan target yang ditentukan.

Yakni, dari kisaran minimal di Rp 600 miliar sampai maksimalnya pada angka Rp 2,8 triliun.


Menurut Ishadi, capaian tersebut dapat diraih karena pengeluaran wisatawan selama libur lebaran rata-ratanya menyentuh Rp 2,01 juta per orang.

Meliputi penggunaan untuk biaya akomodasi, pembelian kuliner, retribusi wisata, hingga belanja oleh-oleh di kabupaten Sleman.


“Pencapaian ini berada dalam target range yang ditetapkan antara Rp 1 juta sampai dengan Rp 2,5 juta,” ujar Ishadi, Jumat (19/4).


Mantan Camat Prambanan itu mengungkap, bahwa pihaknya juga mencatat rata-rata lama tinggal wisatawan di Sleman bisa mencapai 2,25 hari.

Sementara untuk okupansi hotel selama libur lebaran disebutnya dapat menyentuh capaian 70,43 persen.


Dia pun memastikan, hingga berakhirnya masa libur panjang Hari Raya Idul Fitri tidak ada laporan kejadian luar biasa.

Baik terkait kejadian bencana alam, kecelakaan dan kenaikan harga yang tidak wajar terhadap produk dan jasa yang disiapkan oleh pengelola destinasi pariwisata, pengelola desa wisata dan pemilik usaha jasa pariwisata.


“Untuk pariwisata di Sleman kami pastikan aman terkendali,” tegas Ishadi.


Secara terpisah, Ketua Komisi B DPRD Sleman Dedie Kusuma mendorong agar Dinas Pariwisata lebih gencar melakukan promosi pariwisata.

Sebab, dari hasil pantauan pihaknya untuk capaian kunjungan wisatawan ke kabupaten Sleman saat libur lebaran tidak mampu meraih target maksimal.


Pasalnya, dari tanggal 5 hingga 15 April 2024 ada sebanyak 339.261 pergerakan wisatawan. Angka gagal menyentuh target maksimal yang sudah dipatok.

Sebab, Dinas Pariwisata Sleman sudah menentukan target kunjungan selama libur lebaran tahun ini sebanyak 300 ribu sampai 450 ribu wisatawan.


Dedie menilai, pemerintah yang dalam hal ini Dinas Pariwisata Sleman harus lebih giat dalam melakukan promosi wisata.

Entah itu melakukan kunjungan keluar daerah atau melalui media massa. Agar harapannya banyak wisatawan yang berkunjung ke Sleman.


Legislatif pun bakal mendukung apabila Pemkab Sleman nantinya terus mengembangkan destinasi wisata berbasis desa atau padukuhan.

Sebab, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat. Baik itu dari pengelolaan destinasi wisata maupun penjualan UMKM.


“Kita support jika pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata atau Disperindag lebih mengoptimalkan wisata unggulan, apalagi yang berbasis padukuhan atau kalurahan,” tegas politisi PDIP itu. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#ratusan miliar rupiah #Sleman #libur lebaran #transaksi #Wisatawan #Sesuai Target #Dispar