SLEMAN - PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan dan Ratu Boko mencatat jumlah kunjungan cukup tinggi pada musim lebaran tahun ini.
Selama periode lima hari terakhir saja jumlah kunjungan di Candi Prambanan sudah mencapai 54 ribu wisatawan.
General Manager PT TWC Prambanan dan Ratu Boko I Gusti Putu Ngurah Sedana mengatakan, jumlah kunjungan ke Candi Prambanan pada tanggal 8 sampai 10 April 2024 mencapai kisaran 3.000 sampai 4.000 wisatawan.
Kemudian, memasuki lebaran hari kedua (11/4) jumlah pengunjung yang datang mengalami peningkatan signifikan menjadi 10.528 wisatawan.
Putu mengungkap, puncak kunjungan ke Candi Prambanan terjadi pada Jumat (12/4) dengan jumlah wisatawan mencapai 17.233 orang.
Kemudian di hari Sabtu (13/4) jumlah wisatawan yang datang masih dalam kategori tinggi dengan jumlah 15.814 orang. Sementara untuk hari Minggu (14/4) pihaknya masih melakukan penghitungan.
“Untuk total pengunjung Candi Prambanan dari tanggal 8-14 April 2024 jumlahnya mencapai 54.300 wisatawan,” ujar Putu saat dikonfirmasi, Minggu (14/4).
Dia pun mengaku, optimis target kunjungan 134.690 wisatawan ke Candi Prambanan selama libur lebaran ini dapat tercapai.
Sebab, penghitungan jumlah kunjungan musim libur panjang akan terus dilakukan hingga tanggal 17 April 2024 mendatang.
Putu membeberkan, tingginya kunjungan ke Candi Prambanan juga dikarenakan faktor aksesibilitas wisatawan.
Yakni, dari segi infrastruktur, karena didukung oleh akses Tol Fungsional Solo-Yogyakarta dengan exit fungsional Klaten yang telah beroperasi sejak sebelum lebaran.
“Sehingga semakin mempermudah kunjungan wisatawan ke Candi Prambanan di masa Lebaran ini,” katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sleman Kus Endarto menyatakan, bahwa sampai saat ini pihaknya masih menghitung jumlah wisatawan yang datang ke Kabupaten Sleman.
Sebab, pencatatan masih akan terus dilakukan sampai hari Senin (16/4) atau hingga cuti bersama Hari Raya Idul Fitri berakhir.
Kus pun mengaku, optimis target kunjungan wisatawan selama libur panjang lebaran tahun ini bisa tercapai.
Yakni, sebanyak 300 ribu sampai 450 ribu wisatawan selama sepuluh hari terhitung dari tanggal 5 April sampai 15 April 2024.
“Kami optimis target tersebut bisa tercapai,” tegasnya. (inu)