RADAR JOGJA - Warga Pedukuhan Bayen, Purwomartani, Kalasan, Sleman masih menunggu kejelasan. Itu berkaitan dengan makam padukuhan yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo. Setidaknya ada dua makam terdampak dengan ratusan jasad yang terkubur.
Sebelumnya, warga tergabung dalam Aliansi Warga Bayen Bersatu (AWBB) juga sempat menyampaikan aspirasinya lewat aksi demonstrasi. Sebab pengembang tol tak kunjung memberikan kejelasan terkait ganti rugi. Hingga akhirnya pihak Jasa Marga, kepolisian, dan warga berkumpul kemarin (3/4).
Dukuh Bayen Mukti Sukandani mengatakan, ada dua lokasi makam yang terdampak merupakan milik warga bersama. "Ada dua makam yang satu terdampak semua yang satu kena sebagian," katanya.
Luasan makan yang terdampak masing-masing 700 meter persegi dan 114 meter persegi. Dengan totoal 300 pusara. Meski belum ada eksekusi, menurutnya, masyarakat hanya mengetahui lokasi barunya. Namun tidak untuk anggaran yang disiapkan pengembang tol.
Mukti menyampaikan, rencana untuk pemindahan itu akan direlokasi di sebelah selatan kampung menggunakan tanah kas desa (TKD). Menurutnya, sudah ada komunikasi dengan kalurahan, dan tidak ada masalah.
"Cuman untuk masalah anggaran pemindahan dan pembangunan makam baru yang belum jelas," tegasnya.
Untuk ganti rugi, masih menunggu appraisal dari pihak jalan tol. Namun hanya untuk tanah dan bangunannya saja.
Sementara itu, Ketua AWBB Handoko Handoko menambahkan, warga mendukung adanya pembangunan tol. Namun selama dua tahun terakhir, aspirasi masyarakat yang turut terdampak tol tidak pernah digubris. "Maka kami harus bergerak untuk menyuarakan hak umum kami," tegasnya.
Kasubdit 2 Ditintelkam Polda DIY AKBP Dwi Prasetio Nugroho, S.E., M.H. menyampaikan, jajaran Polda DIY selaku pengemban fungsi Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) khususnya di wilayah DIY mengajak Aliansi Warga Bayen Bersatu untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama kegiatan proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo berlangsung guna mendukung kelancaran pembangunan nasional.
Baca Juga: Pastikan Libur Lebaran Aman dan Lancar Akan Diterapkan Car Free Night di Malioboro
"Dengan semangat kekompakan dan sinergitas antara pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan Aliansi Warga Bayen Bersatu diharapkan warga tidak mudah termakan isu-isu yang negatif terkait dengan PSN Jalan Tol sehingga tidak mudah terprovokasi," pesannya.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung ditutup dengan deklarasi dari Aliansi Warga Bayen Bersatu yang berkomitmen untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban guna mendukung kelancaran jalannya PSN proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo di wilayah DIY.(rul/eno)