Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jalur Operasional Tol Solo-Jogja-YIA Difungsikan saat Lebaran, Diklaim Pangkas Waktu Perjalanan Mudik Hingga 25 Menit

Iwan Nurwanto • Kamis, 4 April 2024 | 03:28 WIB
CEPAT: Kondisi jalur fungsional Tol Solo-Jogja-YIA yang difungsikan saat Hari Raya Idul Fitri 2024.
CEPAT: Kondisi jalur fungsional Tol Solo-Jogja-YIA yang difungsikan saat Hari Raya Idul Fitri 2024.

SLEMAN - PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) dipastikan membuka jalur fungsional jalan tol dari Colomadu sampai dengan Ngawen di Klaten, Jawa Tengah.

Dengan upaya tersebut, para pemudik bisa menempuh waktu perjalanan lebih cepat dibandingkan melintas jalur biasa.


Direktur Utama PT JMJ Rudy Hardiansyah mengatakan, menjelaskan, jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo Ruas Colomadu-Ngawen merupakan bagian dari pekerjaan tahap 1 Jalan Tol Jogja-Solo.

Jalur tersebut akan dioperasikan satu arah dari Colomadu ke Ngawen selama arus mudik maupun arus balik.


Untuk arus mudik, terangnya, pembukaan operasional jalur fungsional akan dilakukan dari tanggal 5 sampai 11 April 2024.

Sementara pada arus balik terhitung dari tanggal 12 sampai 15 April 2024.

Adapun operasional fungsionalnya dibuka dari pukul 06.00 sampai 17.00.


Rudy menjelaskan, untuk kendaraan yang diperbolehkan melewati jalur fungsional itu khusus kendaraan golongan 1 semacam mobil pribadi dan kendaraan non bus.

Kecepatan saat melintas pun dibatasi maksimal 40 kilometer/jam.


Jika dibandingkan libur Hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 lalu pembukaan jalur fungsional Tol Jogja-Solo ini lebih panjang.

Lantaran pada saat itu jalur yang dibuka sepanjang 13 kilometer. Kemudian untuk libur lebaran tahun ini yang dibuka sepanjang 22 kilometer.


“Artinya PT JMJ berhasil menambah panjang jalan hingga 9 kilometer,” ujar Rudy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/ 4).


Dia pun memastikan, jalan tol yang dibuka fungsionalnya memiliki perkerasan kaku.

Sehingga bakal aman dilintasi kendaraan dan bisa menjadi jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Tugu Kartasura dan Jalan Raya Solo-Yogyakarta.

Bahkan, diprediksi kendaraan yang melintas ruas jalur fungsional Tol Jogja-Solo itu bisa mencapai 1.000 kendaraan/jam.


“Dengan melewati jalur fungsional ini, masyarakat tidak perlu melewati 15 titik lampu APILL. Serta menghemat waktu perjalanan dari akses/gerbang Tol (GT) Colomadu menuju Klaten hingga 25 menit jika dibandingkan dengan jalan nasional,” beber Rudy.


Lebih lanjut, untuk akses masuk jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo dari jalan Nasional dapat diakses melalui akses GT Banyudono dan dari GT Colomadu.

Pada periode arus mudik, apabila pemudik datang dari Jalan Tol Trans Jawa dapat langsung melanjutkan perjalanan melalui GT Colomadu menuju ke akses keluar GT Karanganom, exit Ngawen, atau akses keluar GT Banyudono.


Sedangkan untuk pemudik dari jalan arteri(non tol) yang akan masuk dari Solo dan Boyolali, pengendara bisa masuk melalui akses GT Banyudono.

Sementara itu sebaliknya saat periode arus balik, pengendara dapat masuk ke jalur fungsional dari akses Ngawen Klaten, GT Karanganom menuju GT Banyundono atau GT Colomadu.


“Untuk pengguna jalan yang ingin rehat sejenak atau ingin ke toilet, kami juga menyediakan layanan toilet dan SPBU mobile di sepanjang jalur fungsional,” kata Rudi. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#jasamarga #tol Jogja-Solo-YIA #colomadu #klaten #jalur fungsional