SLEMAN - Pemkab Sleman mulai bersiap menghadapi kemungkinan membludaknya jumlah kendaraan selama libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Salah satunya, dengan menyiapkan jalur-jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan pada jalan utama.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, sudah ada lima jalur alternatif yang sudah disiapkan selama libur lebaran tahun ini.
Jalur-jalur tersebut juga dapat digunakan oleh masyarakat selama arus mudik maupun balik pada hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Kustini membeberkan, kelima jalur alternatif itu di antaranya Ruas Tempel-Pakem-Cangkringan-Kalasan. Lalu Ruas Mlati-Balangan-Dekso.
Kemudian, juga Ruas Denggung-Besi-Koroulon-Joholanang
Selain itu, juga disiapkan Ruas Prambanan-Piyungan. Serta Ruas Jogja-Godean-Nanggulan untuk pemudik yang ingin menuju ke wilayah barat atau Kabupaten Kulonprogo.
“Semua akan dibuatkan rambu-rambu jalur alternatif,” ujar Kustini saat menyampaikan keterangannya, Rabu (27/3).
Lebih lanjut, Pemkab Sleman melalui Dinas Perhubungan juga akan mendirikan posko selama libur lebaran tahun ini.
Orang nomor satu di Sleman itu membeberkan, juga ada lima posko yang didirikan.
Yakni, posko pemantauan dan monitoring lalu lintas di Kapanewon Tempel, Prambanan, dan Amplaz.
Lalu posko monitoring penumpang pada tiga Terminal Tipe C di kabupaten Sleman. Meliputi Terminal Condongcatur, Terminal Prambanan, dan Terminal Pakem.
“Kami juga dirikan posko monitoring dan penanganan PJU di kantor Dinas Perhubungan,” ungkap Bupati.
Sementara itu, Wakasatlantas Polresta Sleman AKP Arfita Dewi menyampaikan, bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekkan pada jalur-jalur alternatif di kabupaten Sleman.
Hasilnya, ada sebagian ruas jalan yang kondisinya rusak atau berlubang.
Meskipun demikian, Arfita memastikan, kalau ruas jalur alternatif yang kondisinya berlubang itu tidak menjadi masalah besar selama arus balik maupun mudik lebaran tahun ini.
Terlebih pada ruas-ruas jalur alternatif juga sedang tidak ada proyek pembangunan yang menghambat arus kendaraan.
“Pengalihan arus ke jalur alternatif kami lakukan jika terjadi kepadatan arus,” katanya. (inu)
Editor : Amin Surachmad