Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sepekan Sebelum Lebaran, Jalan Nasional dan Provinsi Harus Terang, Dishub Sleman Sebut Ada Ratusan Lampu PJU Mati

Iwan Nurwanto • Selasa, 26 Maret 2024 | 23:36 WIB
PADAT: Pengendara melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Jogja, kemarin (20/3). Dishub DIJ memprediksi sebanyak 8,7 juta orang akan masuk wilayah DIY pada momentum arus mudik Lebaran.
PADAT: Pengendara melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Jogja, kemarin (20/3). Dishub DIJ memprediksi sebanyak 8,7 juta orang akan masuk wilayah DIY pada momentum arus mudik Lebaran.

SLEMAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman mencatat ada ratusan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang saat ini kondisinya mati.

Upaya perbaikan terus dioptimalkan oleh instansi tersebut karena sudah ada target sebelum lebaran PJU harus berfungsi normal.


Kepala Dishub Sleman Arip Pramana mengatakan, dari hasil rapat koordinasi pihaknya, ada sebanyak 176 titik PJU di Sleman yang kondisinya rusak atau tidak dapat berfungsi menerangi jalan.

Jumlah itu terdiri dari 94 titik PJU di jalan nasional dan 82 titik PJU di jalan provinsi.


Menurut Arip, sampai saat ini pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar perbaikan PJU bisa dipercepat.

Sebab, sudah ada target sepekan sebelum (H-7) lebaran PJU di kabupaten Sleman harus berfungsi secara optimal.


Hal tersebut tidak lepas dari upaya menjamin keamanan bagi pengguna jalan selama arus balik dan arus balik lebaran tahun ini.

Sebab, dengan kurangnya penerangan jalan dapat meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.


Arif mengaku, belum dapat membeberkan secara rinci berapa jumlah PJU yang sudah dilakukan perbaikan dari 176 titik yang rusak tersebut.

Meskipun demikian, pihaknya optimis bisa melakukan perbaikan sesuai dengan target yang sudah ditentukan.


“Kami upayakan sampai H-7 sudah diperbaiki semua,” ujar Arif, Selasa (26/3).


Dia melanjutkan, bahwa selain memaksimalkan sarana dan prasarana bagi pemudik. Dishub Sleman juga berupaya menjamin keamanan bagi wisatawan yang menghabiskan masa liburannya di Kabupaten Sleman.


Arif mengaku, sudah melakukan ramp check atau pengecekan standar keamanan bagi ratusan jip wisata. Total ada 751 armada wisata yang sudah dilakukan pengecekan.

Meliputi 700 jip wisata di Lereng Gunung Merapi dan 51 jip wisata di Tebing Breksi.


“Namun kami akui kegiatan ramp check memang belum 100 persen,” bebernya.


Sebelumnya, Plh Kepala Dishub DIY Sumariyoto menyampaikan, ada sekitar 8,7 pemudik yang akan masuk ke Yogyakarta pada momentum lebaran.

Karena itu, pihaknya akan membuka dua posko mudik.


Adapun dua posko itu rencananya akan berada Prambanan untuk sisi timur. Serta di sekitar wilayah Piyungan untuk sisi selatan.

Posko tersebut akan mulai aktif dari H-7 sampai H+7 lebaran.


"Kendaraan lalu lintas barang dibatasi, kita kendalikan angkutan barang yang memperlambat lalu lintas kita batasi," ungkapnya. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#dishub #Sleman #pju