Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemasangan Bore Pile Sudah 40 Titik, Sebelum Lebaran Konstruksi Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Ditarget Capai 28 Persen

Adib Lazwar Irkhami • Jumat, 22 Maret 2024 | 14:00 WIB

 

ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA

 

RADAR JOGJA - Pelaksana proyek pembangunan tol Jogja-Solo paket 2.2 dipastikan terus mengebut pengerjaan konstruksi jalan tol. Bahkan sebelum memasuki libur Hari Raya Idul Fitri 1445 H mendatang, capaian konstruksi proyek ditarget menyentuh 28 persen.


Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Agung Murhandjanto mengatakan, proses pembangunan tol Jogja-Solo seksi 2 sampai saat ini masih terus berjalan.

Adapun pelaksana proyek kini tengah melakukan pemasangan box culvert dan bore pile yang menjadi bagian dari konstruksi jalan tol.


Agung mengungkapkan, pemasangan box culvert sudah dilakukan pada 17 titik dari target 20 titik. Untuk tiga titik sisanya diakui masih ada kendala administrasi.

Dua titik di antaranya berada di lahan yang belum bebas dan satu titik ada pada Makam Kyai Kromo Ijoyo yang merupakan situs cagar budaya.


Menurut Agung, untuk pemasangan box culvert pada dua titik yang status lahannya belum bebas memang masih menunggu keputusan dari pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk menyelesaikan administrasi pembayarannya. Sementara lahan cagar budaya menunggu persetujuan pihak Keraton Jogja.


Kemudian untuk pemasangan bore pile, pelaksana proyek sudah memasang sekitar 40 titik. Lokasi pondasi tiang jalan tol yang pemasangannya dilakukan dengan mengebor tanah itu diketahui sudah dilakukan di Kalurahan Tirtoadi, Mlati.


Sebelum Lebaran nanti pihaknya juga berharap pembebasan lahan untuk pembangunan tol Jogja-Solo paket 2.2 bisa mencapai 70 persen.

Sehingga pelaksana proyek pun bisa segera melakukan clearing atau sterilisasi lahan yang sudah bebas untuk lokasi pengerjaan konstruksi tol.


Ia merinci, kebutuhan bidang tanah untuk proyek tol Jogja-Solo seksi 2 paket 2.2 sendiri mencapai 889 bidang. Dari jumlah itu ada 25 bidang tanah yang belum bebas di Kalurahan Tlogoadi. Serta di Kalurahan Tirtoadi ada enam bidang tanah. "Jumlah itu di luar tanah kas desa," tambahnya.


Sementara itu, Manajer Pengendalian Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 PT Jasa Marga Jogja-Solo Aldyan Wiga menyampaikan, pembangunan tol Jogja-Solo paket 2.2 ditarget bisa selesai akhir 2024. Dalam upaya pembebasan lahan kendala yang dihadapi hanya masalah administrasi.


Di antaranya, karena bidang yang terdampak pembangunan tol merupakan tanah warisan, salah menunjukkan sertifikat, hingga pemilik meninggal dunia. Selain itu, pihaknya juga menemui masalah berupa pemilik tanah yang asetnya diagungkan di bank.


"Untuk pembebasan tidak ada yang stuck atau semua sudah setuju. Kami hanya berharap pembebasan bisa secepatnya agar target sesuai rencana,” terang Aldyan. (inu/laz)

Editor : Satria Pradika
#Makam Kyai Kromo Ijoyo #Hari Raya Idul Fitri #keraton jogja #ppk #tol jogja - solo