SLEMAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman mengaku sudah menyiapkan skema penataan pedagang jika revitalisasi Pasar Godean sudah selesai.
Adapun untuk penataannya bakal menerapkan sistem zonasi yang disesuaikan dengan jenis komoditas yang dijual.
Sekretaris Disperindag Sleman Tina Hastani mengatakan, penataan pedagang Pasar Godean di lokasi baru akan dibagi dalam beberapa lantai.
Untuk lantai satu nantinya bakal digunakan oleh pedagang yang menjual komoditas basah seperti sayur, buah-buahan, hingga daging.
Kemudian untuk lantai dua di pasar tersebut, direncanakan untuk penjual kerajinan, aksesoris, dan kuliner.
Selain itu, juga akan digunakan untuk pedagang peralatan pertanian, penjual sepeda, hingga tempat ibadah.
“Sementara untuk lantai tiga akan digunakan untuk kantor,” ujar Tina, Kamis (21/3).
Lebih lanjut, dia menjelaskan, kalau penempatan zonasi di pasar itu juga telah disesuaikan dengan desain awal.
Salah satu contohnya untuk pedagang basah akan ditempatkan pada los yang dekat dengan saluran air.
Dia pun menegaskan, jumlah pedagang yang akan menempati gedung baru Pasar Godean itu sebanyak 1.837 pedagang.
Jumlah tersebut tidak akan bertambah maupun berkurang karena sudah dikunci oleh Kementerian Perdagangan.
Namun meski revitalisasi Pasar Godean ditarget selesai pada bulan Mei mendatang, Tina mengaku, belum dapat memastikan kapan para pedagang menempati lokasi baru tersebut.
Sebab, nantinya akan ada tahap administrasi, kemudian pembangunan gedung parkir, serta pelimpahan dari Kementerian PUPR kepada Pemkab Sleman.
“Jadi saya belum bisa menyampaikan kapan pedagang mulai pindah ke lokasi baru,” bebernya.
Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan, bahwa Pasar Godean akan dilengkapi dengan fasilitas lahan parkir yang dapat menampung seribu lebih kendaraan.
Adapun untuk kendaraan roda empat seperti mobil dan bus kapasitasnya sebanyak 150 unit.
Serta untuk kendaraan sepeda motor dengan kapasitas sekitar 400 sampai 600 unit.
Orang nomor satu di Sleman itu berharap, wajah baru Pasar Godean tidak sekedar menjadi pusat perbelanjaan.
Namun, juga sekaligus menjadi lokasi wisata mengingat adanya Makam Mbah Jembrak yang keberadaannya tetap dipertahankan.
“Melihat dengan bangunan yang bagus ini kita berharap pasar ini juga menjadi tempat wisata. Terlebih lagi ada Makam Mbah Jembrak leluhur warga sleman, kita tetap menghargai, semoga nanti masyarakat tetap bisa berziarah dengan nyaman,” terang Kustini. (inu)