SLEMAN - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sleman sampai saat ini masih belum menentukan arah politik di Pilkada 2024.
Partai berlambang bola dunia dengan sembilan bintang itu bahkan belum mengusung calon maupun membahas tentang koalisi.
Ketua DPC PKB Sleman Raden Agus Choliq mengatakan, pihaknya memang belum menentukan calon yang akan diusung dalam kontestasi Pilkada 2024 mendatang.
Menurutnya, PKB Sleman sampai saat ini masih berproses untuk memilih kandidat yang akan dijagokan sebagai calon kepala daerah kabupaten Sleman.
Lebih lanjut, dia menegaskan, kalau partainya sampai sekarang juga masih belum menentukan kerjasama atau koalisi untuk pemilihan bupati dan wakil bupati mendatang.
PKB Sleman, disebutnya, masih melakukan penjajakan terhadap partai mana saja yang akan digandeng nantinya.
“Belum (menentukan calon dan koalisi di Pilkada 2024), masih berproses dan penjajakan,” ujar Choliq saat dikonfirmasi, Selasa (12/3).
Sebagaimana diketahui, PKB merupakan salah satu partai yang wajib berkoalisi atau bekerjasama dengan partai lain jika ingin mengusung calon di Pilkada 2024.
Hal tersebut sesuai dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 3 tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.
Dalam peraturan tersebut diatur syarat pencalonan untuk Partai Politik atau Gabungan Partai Politik jika memperoleh paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPRD. Atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah.
Meskipun demikian, Choliq memastikan, kalau di Pemilu 2024 ini partainya mendapatkan penambahan kursi.
Sebab, di Pemilu 2024 PKB Sleman hanya mendapatkan 6 kursi legislatif. Namun di pemilu tahun ini mendapatkan penambahan satu kursi atau menjadi 7 kursi.
Dia membeberkan, kalau caleg dari PKB Sleman yang lolos sebagai anggota DPRD Sleman juga didominasi wajah-wajah baru.
antaran hanya dua incumbent atau petahana yang mampu bertahan.
Rincian untuk dua incumbent yang berhasil lolos di antaranya Wawan Prasetia dari Dapil Sleman 1 yang mencakup Kapanewon Sleman, Tempel, dan Turi.
Ani Martanti yang meraup suara di Dapil Sleman 2 atau meliputi Kapanewon Ngaglik, Pakem, dan Cangkringan.
Kemudian untuk wajah-wajah barunya, dia membeberkan, ada dua caleg dari PKB yang lolos di Dapil 3, yakni Hery Setiawan dan Wiratno.
Kemudian di Dapil 4 caleg yang lolos bernama Wanto, lalu di Dapil 5 ada Herman Budi Pramono, serta di Dapil 6 ada Syukron Arif Muttaqin.
“Caleg yang lolos didominasi wajah-wajah baru, incumbent hanya dua,” ungkap Choliq.
Selain PKB, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sleman yang memiliki jumlah kursi paling banyak dalam kontestasi Pemilu 2024, juga belum mengusung calon untuk Pilkada 2024.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman Koeswanto mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum membahas tentang Pilkada 2024.
“Kami oleh partai belum boleh membicarakan Pilkada,” terang Koeswanto beberapa waktu lalu. (inu)