Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Waspada Lur! Tiga Hari Kedepan Ada Potensi Hujan Lebat Berturut-turut di Sleman dan Sebagian Wilayah Lain, Ini Penjelasan BMKG Yogyakarta  

Iwan Nurwanto • Senin, 11 Maret 2024 | 16:48 WIB

 

Seorang siswa sekolah berlindung dari air hujan dengan mantel saat diantar ibunya dengan motor
Seorang siswa sekolah berlindung dari air hujan dengan mantel saat diantar ibunya dengan motor

SLEMAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprediksi ada potensi hujan sedang hingga lebat pada beberapa wilayah.

Bahkan khusus untuk kabupaten Sleman secara menyeluruh ada kemungkinan terjadi hujan selama tiga hari berturut-turut.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono mengatakan, berdasar dari hasil analisis dinamika atmosfer pihaknya mengidentifikasi adanya pola konvergensi atau pumpunan massa udara di sekitar Pulau Jawa dan wilayah DIY.

Kemudian dari pantauan Madden Julian Oscillation (MJO) juga menunjukkan pada fase empat.

 “Kondisi itu tentunya turut berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia,” ujar Warjono dalam keterangannya, Senin (11/3).

Lebih lanjut, Jojo sapaanya menerangkan, kalau suhu muka laut baik dalam skala harian maupun mingguan di sekitar Pulau Jawa terpantau dalam kisaran suhu 29 sampai 31 derajat celcius dan anomalinya terpantau hangat.

Sehingga menambah potensi penguapan atau kandungan uap ari di dalam atmosfer.

 Kemudian dari hasil analisa terbaru profil vertikal kelembaban udara di wilayah DIY juga pada ketinggian 1,5 sampai dengan 3,0 kilometer atau masuk kategori cukup basah. Kondisi itu menyebabkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY.

 “Terutama saat siang dan sore hari,” sambung Jojo.

Karena beberapa hal tersebut, maka BMKG Yogyakarta pun memprediksi bakal ada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama tiga hari kedepan.

Adapun pada hari ini (11/3) cuaca hujan dapat terjadi di kabupaten Sleman, lalu Kota Jogja, Gunung Kidul bagian utara, serta Kulonprogo bagian utara.

Baca Juga: Jaga Keharmonisan Antara Manusia dan Alam, Umat Hindu Magelang Gelar Mecaru tanpa Ogoh-ogoh

Kemudian pada Selasa (12/3) potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi di kabupaten Sleman, Gunung Kidul bagian utara, dan Kulonprogo.

Sementara hari Rabu (13/3) kondisi cuaca seperti itu berpotensi terjadi di kabupaten Sleman dan Kulonprogo bagian utara.

Oleh karena itu, Jojo pun meminta agar masyarakat waspada jika terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Lantaran dapat memicu bencana hidrometeorologi berupa pohon tumbang, banjir juga tanah longsor.

 “Kami himbau masyarakat perbaharui informasi terbaru lewat media massa atau media sosial. Serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan seperti BPBD, FPRB,” pintanya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman dipastikan telah meminta perpanjangan status siaga darurat.

Dasar kebijakan itu, lantaran ada potensi bencana hidrometeorologi hingga beberapa bulan kedepan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro menyampaikan, pihaknya sudah mengajukan perpanjangan status siaga darurat terhitung dari tanggal 1 Maret 2024 hingga 31 Mei 2024 mendatang.

Upaya itu dilakukan karena ada prediksi dari BMKG Yogyakarta tentang potensi bencana yang masih tinggi.

 “Sudah kami ajukan dari 1 Maret sampai 31 Mei 2024,” beber Bambang. 

Editor : Bahana.
#Yogyakarta #Hujan #BMKG