Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bakal Bangun Trase di Atas Sungai Bedog, Pelaksana Proyek Tol Jogja-Solo Gelar Prosesi Sugengan di Padukuhan Karang Bajang Sleman

Iwan Nurwanto • Minggu, 3 Maret 2024 | 19:01 WIB
SYUKUR: Pelaksana proyek pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 bersama warga saat melaksanakan prosesi sugengan di Padukuhan Karang Bajang, Tlogoadi, Mlati, Sleman, pada Sabtu (2/ 3).
SYUKUR: Pelaksana proyek pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 bersama warga saat melaksanakan prosesi sugengan di Padukuhan Karang Bajang, Tlogoadi, Mlati, Sleman, pada Sabtu (2/ 3).

SLEMAN - Pelaksana proyek pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 melaksanakan prosesi sugengan di Padukuhan Karang Bajang, Tlogoadi, Mlati, Sleman, pada Sabtu (2/ 3) kemarin.

Upacara itu dilakukan untuk memohon kelancaran selama tahap pembangunan tol berjalan di wilayah tersebut.


Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Agung Murhandjanto mengatakan, prosesi sugengan yang dilakukan pihaknya memiliki maksud untuk mengangkat kearifan lokal.

Sekaligus memohon kesuksesan dan kelancaran selama proses pembangunan tol.


Menurut Agung, di Padukuhan Karang Bajang pihaknya akan membangun trase jalan tol yang melewati Sungai Bedog.

Adapun konstruksinya sendiri nantinya akan berupa jembatan penyebrangan di atas sungai.


“Jadi maksudnya adalah kearifan lokal, karena kita mau bangun trase melewati Sungai Bedog, tujuan mengadakan sugengan ini agar sukses dan lancar,” ujar Agung saat dikonfirmasi,” Minggu (3/2).


Lebih lanjut, dia mengungkapkan, kalau progres pembangunan konstruksi Tol Jogja-Solo Paket 2.2 sendiri sudah menyentuh 27 persen.

Adapun yang kini tengah dikerjakan meliputi pemasangan box culvert dan bore pile di kalurahan Tlogoadi dan Tirtoadi. Yang dimana konstruksi tol di kedua desa tersebut juga sudah tersambung.


Agung juga memastikan, secara teknis pelaksana proyek sama sekali belum menghadapi kendala. Permasalahan hanya berupa bidang tanah yang belum bebas secara administratif karena menjadi tanggungan bank.

Sehingga pemilik tanah pun wajib melunasinya terlebih dahulu baru bisa dilakukan pembebasan oleh pihak tol.


“Insyaallah pada Desember 2024 target konstruksi sudah selesai,” katanya.


Sementara itu, Manajer Pengendalian Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 PT Jasa Marga Jogja-Solo Aldyan Wiga menyampaikan, pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 ditarget bisa selesai akhir tahun 2024 mendatang.

Dalam upaya pembebasan lahan kendala yang dihadapi hanya masalah administrasi.


Di antaranya karena bidang yang terdampak pembangunan tol merupakan tanah warisan, salah menunjukkan sertifikat, hingga pemilik meninggal dunia.

Selain itu, pihaknya juga menemui masalah berupa pemilik tanah yang asetnya diagungkan di bank.


“Untuk pembebasan tidak ada yang stuck atau semua sudah setuju, kami hanya berharap pembebasan berharap bisa secepatnya agar target sesuai rencana,” terang Aldyan. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#Sleman #tol jogja-solo #sungai bedog