SLEMAN - Laporan Aktivitas Gunung Api, periode pengamatan Selasa 27 Februari 2024 pukul 00.00-24.00 WIB.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan Gunung Merapi masih sangat aktif.
Teramati 47 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter.
Cuaca di Gunung Merapi cerah, berawan, mendung, danhujan.
Angin bertiup tenang ke arah timur,barat.
Baca Juga: Enam CJH di Kabupaten Magelang Tak Istitaah, Bisa Diganti Anggota Keluarga Lain
Suhu udara 17-24.7 °C, kelembaban udara 51-97 %, dan tekanan udara 768.2-918.8 mmHg.
Volume curah hujan 64 mm per hari.
Gunung Merapi di Sleman terlihat jelas, kabut 0-I, kabut 0-III, dan kabut 0-II.
Baca Juga: Mau Bangun Tidur dengan Semangat Tinggi ? 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Bangun Pagi !
Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.
Terjadi kegempaan guguran, Hybrid/Fase Banyak, Vulkanik Dangkal, dan Tektonik Jauh.
Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (siaga).
Rekomendasi BPPTKG: Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Baca Juga: Buat Konten Aliran Sesat, MUI Blitar Laporkan Gus Samsudin ke Polisi
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Baca Juga: Ibu-Ibu Komentar soal Makan Siang Gratis Ala Prabowo, Cukupkah?
Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Baca Juga: Gibran Dikasih Jersey Gusti Randa saat Nonton PSS Sleman di Stadion Manahan
Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
Baca Juga: Awal Ramadan Akan Beda, Muhammadiyah Puasa 30 Hari, NU dan Pemerintah 29 Hari
Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin