Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi di Sleman Keluarkan 47 Kali Guguran Lava Pijar ke Arah Barat Daya (Kali Bebeng) dengan Jarak Luncur Maksimum 1.600 Meter

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 28 Februari 2024 | 13:07 WIB
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul  00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul 00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)

SLEMAN - Laporan Aktivitas Gunung Api, periode pengamatan Selasa 27 Februari 2024 pukul 00.00-24.00 WIB. 

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan Gunung Merapi masih sangat aktif. 

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Sentul Selesai, Bentuk Pengembangan Pasar Rakyat Jadi Pusar Peradaban dan Interaksi Sosial

Teramati 47 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter.

Cuaca di Gunung Merapi cerah, berawan, mendung, danhujan.

Angin bertiup tenang ke arah timur,barat. 

Baca Juga: Enam CJH di Kabupaten Magelang Tak Istitaah, Bisa Diganti Anggota Keluarga Lain

Suhu udara 17-24.7 °C, kelembaban udara 51-97 %, dan tekanan udara 768.2-918.8 mmHg. 

Volume curah hujan 64 mm per hari. 

Gunung Merapi di Sleman terlihat jelas, kabut 0-I, kabut 0-III, dan kabut 0-II. 

Baca Juga: Mau Bangun Tidur dengan Semangat Tinggi ? 5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Bangun Pagi !

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah. 

Terjadi kegempaan guguran, Hybrid/Fase Banyak, Vulkanik Dangkal, dan Tektonik Jauh. 

Baca Juga: Korban Dugaan Pelecehan Rektor UP Awalnya Tak Lapor ke Polisi, Pengacara: Mereka Buat Surat ke Yayasan tapi Tidak Ada Respons

Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (siaga). 

Rekomendasi BPPTKG: Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Baca Juga: Buat Konten Aliran Sesat, MUI Blitar Laporkan Gus Samsudin ke Polisi

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baca Juga: Ibu-Ibu Komentar soal Makan Siang Gratis Ala Prabowo, Cukupkah?

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Baca Juga: Gibran Dikasih Jersey Gusti Randa saat Nonton PSS Sleman di Stadion Manahan

Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

Baca Juga: Awal Ramadan Akan Beda, Muhammadiyah Puasa 30 Hari, NU dan Pemerintah 29 Hari

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #Kabupaten Sleman #Awan Panas #lava pijar