Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemasangan Box Culvert Tinggal Empat Titik, Penempatan Struktur Pondasi Jalan Tol Terkendala Pembebasan Lahan

Iwan Nurwanto • Jumat, 23 Februari 2024 | 17:10 WIB
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA
ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA

 

RADAR JOGJA – Tahapan proyek Tol Jogja-Solo paket 2.2 terus berjalan. PT Adhi Karya (Persero) selaku pelaksana proyek saat ini tengah menyelesaikan pemasangan box culvert atau terowongan yang letaknya berada di bawah jalan tol.


Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Agung Murhandjanto mengatakan, jumlah box culvert yang harus diselesaikan oleh pelaksana proyek berjumlah 20 titik. Hingga akhir bulan ini sudah 16 yang diselesaikan.


Sehingga, tinggal menyelesaikan pemasangan 4 titik box culvert untuk saluran air dan jalan. Keempat box culvert itu berada pada dua desa di kapanewon Mlati. Yakni kalurahan Tlogoadi dan Tirtoadi.“Empat box culvert untuk saluran air dan jalan sudah otw sekarang. Target kami 20 box culvert dan sekarang sudah 16,” ujar Agung, kemarin (22/2).


Selain tengah mengerjakan box culvert, pihaknya juga tengah mengebut pemasangan bore pile atau struktur pondasi jalan tol. Terkait dengan tahap itu diakuinya memang ada kendala terkait pembebasan lahan.


Menurutnya, titik lahan tempat pemasangan bore pile masih ada sebagian yang belum bebas. Sehingga pelaksana proyek pun memilih untuk melakukan pekerjaan di luar titik tersebut atau memprioritaskan terlebih dahulu pada lahan yang sudah bebas.


Adapun hingga saat ini, lahan yang sudah bebas untuk pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 mencapai angka 70 persen. Dari total 398.978 meter persegi lahan yang dibutuhkan sudah ada sekitar 275.622 meter persegi telah dibebaskan.“Pas titik bore pile lahannya belum bebas, sehingga digeser,” terang Agung.


Manajer Pengendalian Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 PT Jasa Marga Jogja-Solo Aldyan Wiga menyampaikan, pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 ditarget bisa selesai akhir 2024. Dalam upaya pembebasan lahan kendala yang dihadapi hanya masalah administrasi.


Di antaranya karena merupakan tanah warisan, salah menunjukkan sertifikat, hingga pemilik meninggal dunia. Selain itu, pihaknya pun menemui masalah berupa pemilik tanah yang asetnya diagungkan di bank.“Untuk pembebasan tidak ada yang stuck atau semua sudah setuju. Kami hanya berharap pembebasan berharap bisa secepatnya agar target sesuai rencana,” terang Aldyan. (inu/din)

Editor : Satria Pradika
#Persero #proyek tol Jogja-Solo #box culvert #Update Tol Jogja