SLEMAN - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sleman bakal menggelar aksi sosial berupa donor darah. Kegiatan tersebut merupakan salah bentuk upaya agar kebutuhan darah di Kabupaten Sleman dapat tercukupi.
Ketua PWI Sleman Wisnu Wardhana mengatakan, aksi donor darah tersebut akan dilaksanakan di Ruang Rapat Sembada, Komplek Perkantoran Pemkab Sleman pada Senin (26/2) mendatang.
Kegiatan tersebut terselenggara dari hasil kerjasama dengan Pemkab Sleman dan Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2024.
Wisnu membeberkan, dari kegiatan tersebut diharapkan dapat tercapai lebih dari 100 pendonor. Kemudian agar acara yang diselenggarakan oleh PWI Sleman itu dapat berlangsung meriah.
Panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik. Seperti sepeda dan peralatan elektronik bagi peserta yang memenuhi syarat atau lolos sebagai pendonor.
“Aksi sosial donor darah ini dilakukan karena PMI Sleman beberapa bulan lalu masih banyak kekurangan kantong darah. Sehingga harus mendatangkan dari luar daerah,” ujar Wisnu dalam keterangannya, Selasa (20/2).
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Sleman Aris Herbandang menambahkan, Pemkab Sleman sangat mendukung aksi kemanusiaan yang dilaksanakan oleh PWI Sleman tersebut.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan darah bukan hanya tanggung jawab PMI saja.
Namun, juga harus menjadi keprihatinan bersama termasuk pemerintah, organisasi masyarakat, maupun institusi lain.
“Kegiatan donor darah yang dilakukan PWI Kabupaten Sleman ini kita harapkan dapat menggugah pihak lain dengan menggelar kegiatan yang sama,” pesannya.
Sementara itu, Ketua PMI Sleman Sunartono mengungkapkan, sejak akhir tahun 2023 kebutuhan darah di PMI Sleman mengalami peningkatan cukup signifikan.
Sehingga, pihaknya pun terpaksa harus mendatangkan kantong darah dari luar daerah. Lantaran etersediaan darah di PMI Sleman tidak mencukupi.
Ia menerangkan, bahwa kebutuhan darah PMI Sleman per hari berkisar 60-70 kantong darah per hari atau sekitar 2.000 kantong per bulan.
Namun, sejak empat bulan terakhir ini, permintaan masyarakat meningkat menjadi 100 kantong per hari atau menjadi sekitar 3.000 kantong darah per bulan.
“Untuk memenuhi permintaan masyarakat PMI Sleman berupaya melakukan dropping kantong darah dari luar daerah. Bahkan menjangkau hingga wilayah Purworejo, Semarang, Surabaya dan Banyumas,” bebernya. (inu)