Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Waspada, Lur! Tiga Hari ke Depan Ada Potensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Yogyakarta, BMKG Ungkap Wilayah-wilayahnya

Iwan Nurwanto • Selasa, 20 Februari 2024 | 16:09 WIB
LEBAR: Pengendara sepeda motor melaju saat turun hujan di Yogyakarta.
LEBAR: Pengendara sepeda motor melaju saat turun hujan di Yogyakarta.

SLEMAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprediksi bakal ada potensi hujan sedang hingga lebat dalam tiga hari ke depan.

Kondisi tersebut kemungkinan besar dapat terjadi pada beberapa wilayah di DIY bagian utara.


Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono mengatakan, dari hasil analisis dinamika atmosfer terkini pihaknya mengidentifikasi adanya pusat tekanan rendah di beberapa wilayah.

Meliputi Australia bagian utara, Samudra Hindia sebelah barat daya Jawa, dan Samudra Hindia sebelah barat Sumatera. 


“Sehingga membentuk pola pertemuan angin (konvergensi) di Jawa,” ujar Warjono dalam keterangannya, Selasa (20/2).


Disamping itu, sambungnya, anomali suhu muka laut di Pulau Jawa dan Samudra Hindia bagian selatan Jawa kini kondisinya cukup hangat. Sehingga dapat menambah potensi penguapan massa uap air.


Kemudian dari hasil analisis terkini, kelembaban udara di wilayah DIY ada pada ketinggian 1.5 – 3.0 km (level 850 - 700 mb) berkisar antara 60 – 85% atau masuk kategori cukup basah.

Hal itu menyebabkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah DIY pada siang, sore, malam, dan dini hari.


Karena kondisi itu, Warjono pun memprediksi bakal ada potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada sebagian wilayah selama tiga hari kedepan.

Adapun untuk Selasa (20/2) wilayah yang berpotensi mengalami kondisi cuaca tersebut meliputi Kota Jogja, Sleman, Kulon Progo bagian Utara, dan Gunungkidul bagian Utara.


Kemudian pada Rabu (21/2) potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Sleman bagian utara dan Kulon Progo bagian utara.

Sementara pada hari Kamis (22/2) kondisi cuaca buruk berpotensi terjadi di Sleman bagian utara.


“Kami minta masyarakat waspada bencana pohon tumbang apabila terjadi hujan deras disertai angin kencang. Serta bencana banjir dan tanah longsor jika intensitas hujan sedang namun berlangsung lama,” imbau Warjono.

 

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meminta agar masyarakat memiliki pengetahuan tentang kebencanaan.

Sebab, Kabupaten Sleman merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam kawasan rawan bencana.


Selain itu, instansi terkait di Pemkab Sleman pun diharapkan dapat memastikan sarana dan prasarana penanganan bencana dalam kondisi baik.

Selain itu, meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana yang bisa terjadi di kabupaten Sleman.


“Dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai dalam menghadapi bencana, maka kita akan mampu bersikap dan bertindak secara cepat dan tepat,” ungkap Kustini. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#potensi hujan #BMKG