RADAR JOGJA - Pemkab Sleman melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali melakukan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) polio selama lima hari. Terhitung dari 19-24 Februari mendatang. Kegiatan tersebut merupakan pemberian imunisasi kedua atau booster usai Sub-PIN polio pertama diberikan pada pertengahan Januari lalu.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman Khamidah Yuliati mengatakan, dalam pemberian imunisasi booster polio kali ini pihaknya berharap bisa menyentuh target 95 persen. Menurut dia, target tersebut merupakan angka yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mencegah terjadinya penularan polio. “Semoga dapat tercapai,” ujar Yuli kemarin (19/2).
Yuli membeberkan, imunisasi polio dosis pertama maupun booster menyasar sebanyak 149.821 anak rentang usia 0-7 tahun. Adapun pemberian imunisasi polio tersebut dilakukan dua kali.
Pelaksanaan imunisasi tahap pertama sudah dilakukan oleh Dinkes Sleman pada tanggal 15-20 Januari lalu. Pada kegiatan itu persentase anak yang mendapatkan imunisasi mencapai 100,3 persen dari target. Lantaran ada beberapa anak dari luar daerah yang ikut dalam Sub-PIN polio di Sleman. “Harapannya di putaran kedua juga disambut antusias masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengaku, memang cukup mewaspadai penyebaran polio. Terlebih dengan kondisi geografis Sleman yang berbatasan langsung dengan Klaten. "Kita terus perhatikan perkembangan penyakit ini. Mau tidak mau, semua siaga dan memastikan imunisasi lanjutan ini dilakukan merata,” ungkap Kustini. (inu/eno)
Editor : Satria Pradika