SLEMAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman bakal menggelar operasi pasar murah dengan tajuk Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Masyarakat (Semar Mesem) Berase Murah.
Dalam kegiatan tersebut masyarakat dapat membeli komoditas bahan pokok dengan harga murah namun dengan batas pembelian.
Kepala Disperindag Sleman Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan, operasi pasar murah Semar Mesem merupakan salah satu upaya dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengatasi tingginya harga komoditas bahan pokok.
Khususnya, beras yang kenaikannya cukup signifikan sejak minggu pertama pada bulan Februari ini.
Mae menyebut, dalam operasi pasar murah Semar Mesem itu nantinya masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.
Itu meliputi komoditas beras premium, beras medium, beras SPHP, telur ayam, gula pasir, tepung terigu, tepung beras, dan minyak goreng.
Meskipun demikian, ada beberapa syarat jika masyarakat ingin membeli dalam program tersebut.
Pertama, wajib memiliki KTP yang berdomisili di kabupaten Sleman. Kemudian satu identitas juga hanya berlaku untuk satu orang pembeli.
Di samping itu, pembelian tiap komoditas bahan pokok pun juga dibatasi.
Khusus untuk beras jenis SPHP pembeliannya dibatasi maksimal 5 kilogram per orang dan pembelian beras non SPHP maksimal 10 kilogram per orang.
Untuk pembelian komoditas lain seperti gula maksimal 2 kilogram per orang dan pembelian telur maksimal 2 kilogram per orang.
“Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan gabungan kelompok tani, Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR), Perum BULOG, pelaku usaha beras Bu Tami, dan pelaku usaha minyak goreng UD BM,” ujar Mae dalam keterangannya tertulisnya, Senin (19/2).
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sleman Kurnia Astuti menyampaikan, operasi pasar murah itu akan dimulai pada hari Rabu (21/2) dengan lokasi pertama di Lapangan Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati.
Kemudian untuk lokasi kedua di Lapangan TGP, Margoluwih, Seyegan, pada hari Kamis (22/2).
Lanjut Nia sapaanya, operasi pasar Semar Mesem bakal dilaksanakan kembali pada Senin (26/2) dengan memilih tempat di Lapangan Donokerto, Turi.
Sementara untuk lokasi terakhir di Lapangan Raden Ronggo, Tirtomartani, Kalasan, pada Selasa (27/2).
“Kami sementara memang tidak bergerak di kapanewon karena kesibukan panewu mengawal pemilu. Sehingga dipilih empat lokasi tersebut, untuk waktunya dimulai dari pukul 09.00,” terangnya. (inu)